Kegiatan ini menjadi wadah tatap muka langsung antara pihak kepolisian dengan warga, sekaligus memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Kecamatan Mempawah Hulu.
IPDA Paskarianto menegaskan pentingnya sinergi antara Polri dan masyarakat demi menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
“Kami berharap ke depan dapat terus berkolaborasi dengan masyarakat. Polsek Mempawah Hulu akan selalu berupaya mendekatkan diri dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada warga,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga memaparkan sejumlah program kerja yang menjadi fokus kepolisian, di antaranya dukungan terhadap ketahanan pangan, khususnya pengembangan komoditas jagung. Program ini bertujuan membantu pemenuhan target pengadaan jagung yang nantinya akan diserahkan kepada Bulog.
Selain ketahanan pangan, upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga menjadi perhatian utama. Personel kepolisian telah ditempatkan di berbagai desa binaan dan diinstruksikan untuk segera melaporkan setiap kejadian atau potensi gangguan yang muncul di lapangan.
IPDA Paskarianto juga menyampaikan kondisi keamanan dan kebencanaan di wilayah hukumnya. Hingga saat ini, belum terjadi banjir yang signifikan, hanya beberapa genangan akibat pasang surut yang tidak berlangsung lama. Sementara itu, kasus kejahatan yang terjadi masih tergolong ringan, sebatas pencurian biasa.
Kegiatan open house tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para ketua organisasi kemasyarakatan. Kehadiran para tokoh ini diharapkan dapat semakin memperkuat kerja sama antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan di wilayah Mempawah Hulu.(Anton)
