-->

Banjir Mengancam Pemkab Landak Aktifkan Posko Siaga Bencana

Editor: Antonius
Sebarkan:


LANDAK, suaraborneo.id – upaya penanggulangan bencana banjir yang terjadi di beberapa daerah,  Pemerintah Kabupaten Landak mulai mengaktifkan Posko Siaga Bencana sebagai langkah antisipasi. Posko tersebut berlokasi di Gor Indoor Bunjakng Nyangko, Ngabang, dan mulai beroperasi pada Minggu (11/1/2026). 

Pengaktifan posko ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir besar, menyusul kondisi cuaca yang tidak menentu dalam beberapa hari terakhir. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak, Stefanus Suseno Caroko Hadi, mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan instruksi langsung dari Bupati Landak, Karolin Margret Natasa.

“Berdasarkan pengalaman sebelumnya, Ibu Bupati menegaskan bahwa kita harus selalu siap. Dengan kondisi cuaca saat ini, sangat memungkinkan sewaktu-waktu terjadi banjir besar seperti tahun lalu,” ujar Stefanus.

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan dari lapangan, banjir yang sebelumnya terjadi di sejumlah kecamatan hulu seperti Kecamatan Air Besar, Banyuke Hulu, dan Menyuke saat ini sudah berangsur surut. Namun demikian, BPBD tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Kita tetap mengantisipasi, karena biasanya akumulasi air dari wilayah hulu akan mengarah ke Kecamatan Ngabang,” tuturnya.

Stefanus menambahkan, Posko Siaga Bencana tersebut akan difungsikan sebagai pusat koordinasi dan informasi (media center) dalam penanganan bencana. BPBD telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk TNI-Polri, PMI, Pramuka, organisasi kemasyarakatan, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yang mendukung upaya kesiapsiagaan dan penanganan bencana.

“Kami juga akan melaksanakan rapat koordinasi untuk mempersiapkan berbagai kemungkinan, termasuk evakuasi warga. Posko ini nantinya dapat difungsikan sebagai tempat pengungsian, sementara lantai bawah digunakan sebagai media center agar seluruh informasi terpusat dan tersampaikan dengan baik,” jelasnya.

Selain itu, posko juga disiapkan sebagai pusat penggalangan dan penyaluran bantuan dari masyarakat, sehingga proses penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

“Berdasarkan data hari ini, beberapa kecamatan seperti Serimbu, Karangan, Menjalin, dan Darit juga sudah mulai surut. Namun kami tetap mewaspadai pergerakan air yang biasanya mengarah ke Kota Ngabang,” tambah Stefanus.

Untuk mendukung kesiapsiagaan, Pemerintah Kabupaten Landak juga telah menyiapkan stok logistik dasar. Di antaranya bantuan beras melalui koordinasi dengan Dinas Pertanian, serta cadangan pangan dari Dinas Sosial yang siap disalurkan sewaktu-waktu apabila dibutuhkan.(Anton)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini