![]() |
Acara penyerahan bibit durian kepada wakil bupati Landak secara simbolis (foto Antonius) |
Acara tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Erani dan dihadiri oleh pejabat penting pemerintah Kabupaten Landak serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Erani berharap bahwa meskipun kegiatan ini bersifat simbolis, upaya ini dapat ditindaklanjuti dan dirawat hingga lingkungan Kabupaten Landak menjadi lebih hijau dalam lima tahun ke depan.
" Kita ingin mengembalikan kondisi alami, di mana air bisa diminum dengan aman di sumbernya tanpa perlu dimasak," kata Erani.
Dia juga menyampaikan pentingnya mengenalkan anak-anak dan cucu terhadap berbagai jenis pohon dan menjaga kelestarian lingkungan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Landak yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Heribertus, S.H., juga memberikan laporan mengenai kegiatan penghijauan tersebut.
Kegiatan ini diinisiasi oleh PTPN 14 Regional 5, dengan target pengayaan ruang terbuka hijau seluas 2 hektar dan penanaman 500 bibit pohon yang terdiri 100, pucuk merah, 100 Tabepuya, 100, Ketapang kencana, dan 200 bibit Durian.
Heribertus mengatakan bahwa tindakan rehabilitasi lahan merupakan amanah dari Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta diatur lebih lanjut dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Dengan kehadiran berbagai pihak, diharapkan bahwa langkah kecil ini dapat membawa dampak besar untuk kesehatan lingkungan dan meningkatkan keindahan Kabupaten Landak di masa depan.
" Saya ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan penghijauan ini demi masa depan yang lebih baik," tutup Heribertus. (Anton).