DPMPTSP Sekadau Adakan Bimtek dan Sosialisasi Implementasi OSS RBA

Editor: Redaksi
Sebarkan:

Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, saat menyampaikan sambutannya pada kegiatan Bimtek dan Sosialisasi Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (OSS RBA) serta Implementasi Pengawasan Perizinan Berusaha bagi Pelaku Usaha.((Foto:SB)
Sekadau, (Suara Borneo) – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sekadau mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sosialisasi Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (OSS RBA) serta Implementasi Pengawasan Perizinan Berusaha bagi Pelaku Usaha. Acara ini berlangsung di Aula Kantor Camat Sekadau Hilir pada Senin (8/7/2024).

Acara Bimtek ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, Kepala Dinas PTSP Kabupaten Sekadau, Camat Sekadau Hilir, CSR Manajer PT. Agro Andalan DSN Group, dan para pelaku usaha.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sekadauy, Subandrio, menyatakan bahwa pemerintah Kabupaten Sekadau terus berupaya menciptakan iklim yang nyaman untuk berinvestasi. Ia menekankan pentingnya keramahtamahan masyarakat dalam menarik dan mempertahankan investasi di daerah. 

"Jika masyarakat tidak ramah dan sering terjadi keributan, maka pelaku usaha akan pelan-pelan lari," ujarnya.

Subandrio juga menyampaikan bahwa dalam tiga tahun terakhir, Kabupaten Sekadau telah membuktikan dirinya sebagai wilayah yang aman untuk investasi, ditandai dengan meningkatnya aktivitas jual beli dan pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

Lebih lanjut, Subandrio menjelaskan bahwa baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah saat ini mempermudah izin usaha melalui OSS RBA untuk para pelaku usaha. 

"Perizinan itu penting karena legalitas harus ada pengakuan resmi dari pemerintah. Kepastian hukum mempermudah pihak Pemkab melakukan pembinaan dan memberikan bantuan keuangan," tambahnya.

Ia berharap dengan kemudahan perizinan ini, para pelaku usaha dapat berkembang dan sejahtera, sehingga angka pengangguran dapat berkurang dan masyarakat semakin terbantu khusunya masyarakat Kabupaten Sekadau. 

"Tentu supaya pelaku usaha makmur dan sejahtera, angka pengganguran berkurang akibat adanya usaha sehingga masyarakat kita terbantu," pungkasnya. (red)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini