Dr. Aswandi, Tokoh Pendidikan Kalbar Tutup Usia

Sebarkan:

Dr. Aswandi, M.Pd (Foto : Istimewa) 
PONTIANAK, Suaraborneo.id – Kalimantan Barat khususnya kalangan pendidikan berduka. Tokoh Pendidikan Kalimantan Barat, Dr. Aswandi, M.Pd, tutup usia pada Sabtu (22/01/2022) pukul 17.42 Wib.

Kerabat sesesama pengajar di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tanjungpura, M Ali Daud, menjelaskan, pada seminggu lalu, Almarhum mengeluhkan sakit dan dirawat di rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalbar.

Empat hari terakhir, kondisi kesehatanya semakin menurun karena mengidap tekanan darah yang semakin menurun. 

“Beliau mulai sakit, masuk rumah sakit seminggu yang lalu, dapat kabar sore tadi beliau tutup usia,” kata M Ali Daud saat dihubungi suaraborneo.id, Sabtu (22/01/2022) malam. 

Ali Daud menambahkan, Almarhum Aswandi masih aktif menjabat staf ahli rektor di Universitas Tanjungpura. Selain itu, ia juga masih aktif sebagai pengajar di FKIP Untan, mengajar mata kuliah bidang pendidikan dan administrasi pendidikan, serta berkantor di gedung S2 Administrasi pendidikan Untan.

Menurut Ali Daud yang juga Ketua Dewan Pendidikan Kalbar, Almarhum Aswandi dimasa hidup memiliki jasa yang luar biasa di bidang pendidikan. Selain itu banyak karya tulis yang diraih dari tangan dingin putra kelahiran kabupaten Sambas tersebut.

“Beliau ini seorang tokoh pendidikan dan pemerhati pendidikan, penulis, aktif di berbagai diskusi. Kita kehilangan tokoh Kalimantan Barat, kita tahu kiprahnya sangat membumi, banyak masyarakat kehilangan tokoh pendidikan ini,” ujarnya.

Sebelum jatuh sakit, Dr. Aswandi sempat diundang oleh Ali Daud sebagai narasumber di FGD oleh Dewan Pendidikan Kalbar pada Desember 2021 di sebuah hotel di Pontianak. Dalam materinya, Aswandi menjelaskan tentang tingginya angka putus sekolah di Kalbar akibat dampak Covid-19.

“Terakhir kami sama-sama kegiatan, kita minta dia narasumber pada FGD tentang banyaknya anak putus sekolah di Kalbar. Beliau banyak ide yang bagus. Beliau bilang, dalam pandemi ini banyak negatifnya, tapi banyak juga positifnya.

Almarhum disemayamkan di rumah duka, Gang Pak Majid, Jalan Danau Sentarum, Kecamatan Pontianak Kota. Untuk diketahui, Dr. Aswandi merupakan putra kelahiran kabupaten Sambas, 13 Mei 1958. Dia meninggal dunia diusia 64 tahun. 

Di dunia pendidikan, Aswandi memulai pendidikannya di Madrasah Ibtidaiyah di Tebas Sungai, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat lulus pada 1971. Kemudian ia melanjutkan di kabupaten yang sama, yakni di MTs. Gerpemi Kecamatan Tebas, lulus pada 1974. Ia melanjutkan studi dan memulai pendidikan di bidang keguruan dengan bersekolah di SPG Negeri di Singkawang, lulus pada 1977. Setamat dari SPG (Sekolah Pendidikan Guru), ia melanjutkan studi di Program S1 Administrasi Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tanjungpura (Untan) di Kota Pontianak, lulus pada 1984. 

Selang tujuh tahun, ia berkesempatan melanjutkan studi Pascasarjana Program Studi Manajemen Pendidikan di IKIP Malang (Sekarang Universitas Negeri Malang) di Jawa Timur lulus pada 1993. 

Pendidikan jenjang Doktoral ia selesaikan di program studi dan perguruan tinggi yang sama yakni Program Studi Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Malang lulus pada 2001. (TN). 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini