Selisih Tiga Suara Suhartono Pemenang Pilkades Gombang

Editor: Redaksi
Pertemuan setelah perhitungan ulang hasil Pilkades serentak tahun 2019 desa Gombang di aula kantor Bupati Landak
LANDAK, suaraborneo.id - Panitia pemilihan kepala desa (PPKD) tingkat kecamatan dan kabupaten Landak, melakukan perhitungan dan penetapan kembali hasil Pilkades serentak pada tanggal 18 Nopember 2019, khusus desa Gombang kecamatan Sengah Temila di aula kecil kantor Bupati Landak, Senin (16/12/2019).

Hadir dalam proses perhitungan ulang ini, dihadiri oleh asisten I Nikolaus, Muspika Sengah Temila, PPKD, para saksi calon Kades.

Proses perhitungan ulang ini, karena ada sengketa dari calon Kades tersebut.
Dari proses PPKD tingkat desa, kecamatan hingga diputuskan ditingkat kabupaten.

Sesuai kesepakatan bersama, dilakukan proses perhitungan ulang di tingkat kabupaten.

Sehingga hasil dari perhitungan bersama di kabupaten dua calon Kades yang sengketa calon Kades Wiwit Bekanemus, sebelumnya memperoleh suara 922 suara. Setelah dihitung ulang menjadi 838 suara.

Sedangkan calon Suhartono, sebelumnya memperoleh 898 suara, setelah perhitungan ulang menjadi 841 suara.Jadi hasil dimenangkan oleh Suhartono dengan selisih tiga suara.

Asisten I Nikolaus, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah melaksanakan kegiatan perhitungan ulang hasil Pilkades serentak desa Gombang kecamatan Sengah Temila sudah diselesaikan dengan baik.

" Perhitungan bersama sesuai dengan kesepakatan bersama hasilnya dapat diterima dan kedua calon Kades yang sengketa sudah sama-sama menerima hasil sengketa tersebut," kata Nikolaus.

Camat Sengah Temila Emilius, mengucapan terima kasih kepada semua pihak pelaksana perhitungan ulang ini dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar.

"Apa yang sudah dilaksanakan berdasarkan hasil perhitungan bersama itulah yang diterima. Berdasarkan hasil perhitungan bersama sesuai dengan hasil suara, calon Kades Suhartono memperoleh suara terbanyak dialah yang menang," tegas Camat.

Kapolsek Sengah Temila Ipda Hengki Gunawan, menyampaikan sesuai dengan proses sudah dilakukan perhitungan ulang, jadi yang banyak dan sah itulah yang menang.

"Jangan sampai karena Pilkades masyarakat menjadi perpecahan, tapi mari kita bersama-sama untuk kebersamaan dan membangun desa kita," ajak Kapolsek.

Dia berpesan kepada calon Kades yang menang jangan bertepuk dada, dan demikian juga kepada calon Kades yang kalah bisa menerima dan jangan berkecil hati.

" Saya mengajak untuk memiliki rasa kebersamaan dalam desa. Kita hidup dalam masyarakat untuk membangun desa kita," pesan Hengki. 


Penulis AP
Editor Asmuni
Share:
Komentar

Berita Terkini