Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Kursus Kepemimpinan Menengah (KPM) dan Sekolah Politik Demokrasi Pemuda Katolik Komisariat Daerah Kalimantan Barat di PSE Keuskupan Agung Pontianak, Jumat (17/4/2026).
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada Pemuda Katolik Komda Kalbar atas pelaksanaan kegiatan ini. Ini adalah ruang strategis untuk membentuk karakter, memperkuat kapasitas, serta menanamkan nilai-nilai kepemimpinan dan demokrasi yang berintegritas,” ujarnya.
Wagub juga mendorong seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan hingga selesai pada 19 April mendatang, mengingat materi yang disampaikan oleh para narasumber dinilai berkualitas dan penting untuk pengembangan diri.
“Kegiatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, agar ilmu yang didapat bisa ditransfer dan memberi manfaat yang luas,” pesannya.
Ia menegaskan bahwa Kalimantan Barat merupakan daerah yang kaya akan keberagaman, sehingga seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga harmoni dan memperkuat persatuan.
“Saya meminta Pemuda Katolik untuk terus menjaga toleransi dalam keberagaman, sesuai dengan nilai dan komitmen organisasi. Jadilah bukan hanya perekat, tetapi juga pelindung dan pengayom di tengah masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, proses pembinaan seperti ini akan melahirkan generasi pemimpin yang mampu membaca perkembangan zaman, tetap berpegang pada nilai, serta membawa perubahan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub juga mengajak generasi muda untuk meningkatkan kapasitas diri dan memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif.
“Jadilah generasi yang cakap teknologi, adaptif terhadap perubahan, serta mampu memanfaatkan informasi secara bijak untuk pengembangan diri dan pengabdian kepada masyarakat,” tambahnya.
Ia berharap melalui kegiatan ini akan lahir kader-kader pemimpin yang berintegritas, memiliki kepedulian sosial, dan siap berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa.
“Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk membangun diri dan masa depan,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mendukung organisasi kepemudaan, termasuk Pemuda Katolik, tidak hanya dari sisi fasilitasi, tetapi juga melalui pembinaan dan pendampingan. Hal ini sejalan dengan misi kepemimpinan Norsan–Krisantus dalam meningkatkan partisipasi generasi muda dalam pembangunan. (r/*)
.jpeg)