![]() |
| Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., menghadiri Perayaan Paskah Perkaria Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) se-Daerah Malinau. (Foto:prokopim) |
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari kalangan gereja. Dalam kesempatan tersebut, Wempi menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan partisipasi seluruh undangan yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan keagamaan ini.
Dalam sambutannya, Bupati Wempi W. Mawa menyampaikan bahwa perayaan Paskah menjadi momentum penting untuk memperkuat iman sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan. Tema yang diangkat, yakni kebangkitan dalam pengharapan yang hidup, dinilai relevan dengan kondisi saat ini yang menuntut optimisme dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
“Melalui perayaan Paskah ini, kita diajak untuk tetap semangat dan bangkit dalam pengharapan, meskipun menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti masih rendahnya partisipasi sebagian umat dalam kegiatan ibadah, khususnya dari kalangan pria. Menurutnya, hal tersebut menjadi tanggung jawab bersama untuk terus mendorong keterlibatan aktif dalam kehidupan keagamaan dan sosial.
Selain itu, Bupati mengingatkan bahwa kondisi global saat ini turut berdampak pada perekonomian daerah, termasuk kenaikan harga sejumlah komoditas seperti bahan plastik dan keterbatasan anggaran. Oleh karena itu, diperlukan efisiensi dalam pengelolaan keuangan serta penguatan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga toleransi dan saling menghormati antarumat beragama sebagai fondasi utama dalam menciptakan kerukunan dan stabilitas daerah.
“Perbedaan adalah kekuatan kita. Dengan saling menghargai dan bekerja sama, kita dapat mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan serta kesejahteraan bersama,” tegasnya.
Perayaan Paskah Perkaria GKII se-Daerah Malinau ini turut menjadi ajang refleksi spiritual sekaligus penguatan peran kaum pria dalam mendukung kehidupan bergereja dan bermasyarakat. Di akhir kegiatan, seluruh peserta diajak untuk terus berdoa dan bekerja keras demi menghadapi tantangan global serta mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi Kabupaten Malinau. (prokopim)
