-->

Wagub Krisantus: CU Pancur Kasih Perkuat Peran dalam Peningkatan Ekonomi dan IPM Kalbar

Editor: Antonius
Sebarkan:

Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-38 Koperasi Simpan Pinjam CU Pancur Kasih di Aula Sejati, Senin (23/2/2026).



PONTIANAK,suaraborneo – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP.,M.Si., menegaskan bahwa RAT merupakan momentum penting untuk mengevaluasi kinerja sekaligus menentukan arah strategis koperasi ke depan.

Penegasan tersebut disampaikan wagub ketika membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-38 Koperasi Simpan Pinjam CU Pancur Kasih di Aula Sejati, Jalan 28 Oktober No.87 Pontianak, Senin (23/2/2026).

“Hari ini dan seterusnya, rapat anggota kita harapkan menghasilkan pengurus dan manajemen yang mumpuni untuk membawa CU menjadi lebih baik di Provinsi Kalimantan Barat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor ekonomi. Menurutnya, CU Pancur Kasih tidak hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi anggota melalui dukungan di bidang pendidikan, asuransi, tabungan hari tua, dan program pemberdayaan lainnya.

“Yang jelas harus berdampak ekonomi kepada seluruh anggota CU Pancur Kasih,” tegasnya.

Krisantus juga mengapresiasi komitmen CU Pancur Kasih dalam mendukung perekonomian masyarakat Kalimantan Barat. Ia berharap koperasi dapat terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Ia mengungkapkan, dalam rapat penyusunan RKPD beberapa waktu lalu, dirinya ditunjuk sebagai Ketua Satgas IPM Kalbar. Karena itu, ia mengajak CU untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

“Dengan momentum ini, CU bisa membantu dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat di Kalimantan Barat,” ajaknya.

Menurutnya, ekonomi yang baik akan mendorong peningkatan pendidikan minimal hingga Sekolah Menengah Atas, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan IPM Kalbar.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan rasa aman dan tenang bagi koperasi dalam mengembangkan usaha. Pemerintah juga akan terus mengedukasi masyarakat bahwa dana yang disimpan di CU aman.

“Pemerintah harus menghadirkan rasa aman dan tenang serta mengedukasi masyarakat bahwa uang yang disimpan di CU itu aman. Jika pemerintah menyampaikan hal tersebut, saya yakin masyarakat Kalbar akan semakin percaya,” terangnya.

Di akhir sambutan, Krisantus menghimbau para pelaku usaha dan investor untuk memanfaatkan lembaga keuangan yang ada di Kalimantan Barat, termasuk koperasi kredit.

“Saya menghimbau kepada pelaku usaha dan investor jangan takut menyimpan dananya di CU. Saya harus berlaku adil terhadap semua CU, karena saya juga anggota CU,” tutupnya. (r/*)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini