-->

Prodi Kedokteran Untan Latih Penanganan Cepat Korban Tenggelam

Editor: Antonius
Sebarkan:

Prodi Kedokteran Untan menggelar pelatihan menangani cepat korban tenggelam bagi nakes.



PONTIANAK,suaraborneo - Program Studi Kedokteran Universitas Tanjungpura melatih penanganan cepat korban tenggelam kepada tenaga kesehatan di Kecamatan Sungai Kakap. 

Salah satu Dosen Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, dr. Poppy N. M., M.Ked, SpAn-TI, Subsp M.N.(K) mengungkapkan, pelatihan ini digelar dalam rangka Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). dosen dari  Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura menggelar pelatihan Bantuan Hidup Dasar kepada 86 orang tenaga Kesehatan.  

“Alhamdulillah kami telah melaksanakan kegiatan pelatihan bantuan hidup dasar (basic life support) kepada 86 orang peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan, kader puskesmas, serta sopir ambulans yang sehari-hari terlibat langsung dalam pelayanan kesehatan masyarakat,” ungkap dr Poppy yang juga Dokter Spesialis Anastesi dan Nyeri. 

Pada kesempatan tersebut, dr. Poppy, begitu ia akrab disapa, memberikan penjelasan mengenai pentingnya deteksi dini dan penanganan cepat pada korban tenggelam untuk mencegah kerusakan otak akibat kekurangan oksigen.

Kegiatan pelatihan yang mengusung tema “Edukasi dan Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) pada Kasus Tenggelam” ini tidak hanya memberikan teori-teori saja. Tetapi peserta juga dilatih secara langsung melalui simulasi teknik resusitasi jantung paru (RJP) dan langkah-langkah pertolongan dasar yang aman di lapangan.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Sungai Kakap, Rusliah Marni, S.ST, mengapresiasi kegiatan tersebut serta berharap agar pelatihan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan. 

“Alhamdulillah, ini merupakan pelatihan yang sangat membantu sekali bagi kami disini, dan diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan,” ungkapnya. 

Tidak itu saja, Rusliah menilai, para kader yang mendapatkan pelatihan ini tampak antusias sekali mengingat di wilayahnya memang sering terjadi kecelakaan tenggelam. 

“Kami jadi lebih mengetahui tindakan apa yang akan dilakukan untuk penanganan korban tenggelam,” paparnya. 

Pihak Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Untan menegaskan, komitmennya untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan di tingkat pelayanan primer, guna mendukung terciptanya masyarakat yang lebih tanggap dan sigap menghadapi keadaan darurat medis. (*/r)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini