![]() |
| Kaposko Operasi Zebra Kapuas 2025 Polres Sekadau, IPDA Alexander Aldo. (Foto:humas Polres) |
Selain itu, 169 pengendara diberikan teguran lantaran masih ditemukan pelanggaran mendasar, seperti tidak membawa SIM, penumpang tidak menggunakan helm, serta ketidakpatuhan terhadap tata tertib lalu lintas lainnya.
Kaposko Operasi Zebra Kapuas 2025 Polres Sekadau, IPDA Alexander Aldo, menyampaikan hal tersebut saat diwawancarai di Mapolres Sekadau, Jalan Merdeka Timur, Sabtu (29/11/2025). Ia menuturkan bahwa penindakan dilakukan secara selektif dan proporsional, dengan mengutamakan keselamatan masyarakat.
“Hingga hari ini, untuk kejadian laka lantas nihil, situasi Kamtibmas dan arus lalu lintas juga terpantau aman serta kondusif,” jelas Aldo.
Menjelang penutupan Operasi Zebra pada Minggu, 30 November 2025, Aldo mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang beberapa hari terakhir dinilai berpotensi mengganggu keselamatan para pengguna jalan.
Ia meminta pengendara berhati-hati saat melintas di kondisi hujan, terutama di lokasi yang rawan pohon tumbang maupun tebing longsor. Apabila menemukan hambatan jalan atau kondisi membahayakan, masyarakat diminta segera melapor melalui Layanan Darurat 110 Polri.
“Layanan 110 bersifat gratis, langsung terhubung dengan operator Polres Sekadau, sehingga memudahkan masyarakat melaporkan situasi darurat,” ujarnya.
Aldo berharap edukasi yang disampaikan selama Operasi Zebra Kapuas 2025 dapat terus membentuk kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.
“Operasi Zebra boleh berakhir, tapi budaya tertib harus tetap jalan,” pungkasnya.
