![]() | |
|
"Meski tantangannya cukup besar, kami tetap optimis target tersebut bisa tercapai," ungkap Kapolres.
Untuk mewujudkan target tersebut, Kapolres menyampaikan bahwa pihaknya akan menjalin kerja sama dengan berbagai unsur.
"Kami akan terus mendorong keterlibatan multi pihak agar program ini benar-benar berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat dan terwujudnya ketahanan pangan berbasis kemandirian," sambungnya.
Sementara itu, Asisten III Setda Kabupaten Sekadau, Sapto Utomo turut memberikan apresiasi atas inisiatif Polres Sekadau dalam membina ketahanan pangan di daerah.
"Daerah kepolisian dan semua ormas atau pihak yang berkepentingan harus bersinergi melalui jalur ketahanan pangan. Kalau kemandirian itu mampu terbentuk dalam satu protokol gabungan, maka seluruh dusun, desa, bahkan RT bisa mandiri dan mampu menjaga ketahanan pangan," tuturnya.
Menurutnya, jika masyarakat sudah mandiri, maka berbagai persoalan sosial seperti kemiskinan ekstrem akan teratasi dengan sendirinya.
"Ketahanan pangan membawa dampak besar terhadap banyak aspek. Terima kasih kepada jajaran kepolisian dan masyarakat yang sudah berkomitmen memantau dan mengelola kebun jagung yang telah ditanami," pungkasnya. (yt)