Sekadau Kalbar, Suaraborneo.id – Menjelang pelaksanaan Pekan Gawai Dayak ke-14, Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau menggelar konferensi pers di Lupung Coffee Sekadau. Selasa (15/7/2025). Acara yang menjadi agenda tahunan ini dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 26 Juli 2025.Konferensi pers pekan Gawai Dayak Kabupaten Sekadau tahun 2025. (Foto:yt)
Ketua DAD Kabupaten Sekadau, Jefray Raja Tugam, mengungkapkan bahwa persiapan kegiatan kini telah mencapai tahap akhir.
“Waktu pelaksanaan tinggal beberapa hari lagi. Saat ini, kesiapan panitia sudah mencapai 98 persen,” ujarnya.
"Tentu kita berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang memperkuat nilai-nilai budaya Dayak sekaligus mempererat tali persaudaraan antar sub suku di Kabupaten Sekadau," tutupnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pekan Gawai Dayak ke-14, Radius menyampaikan bahwa Gawai Dayak merupakan wujud rasa syukur masyarakat adat atas hasil panen sekaligus sebagai sarana pelestarian warisan budaya.
“Pekan Gawai Dayak ini adalah tradisi turun-temurun yang dipertahankan oleh 14 sub suku Dayak di Sekadau. Tahun ini menjadi penutup dari seluruh rangkaian Gawai di wilayah kabupaten,” jelas Radius ayang juga selaku Kepala BKPSDM Kabupaten Sekadau.
"Dengan mengusung tema “Melestarikan Adat dan Budaya untuk Masyarakat Adat yang Bermartabat”, kegiatan Gawai tahun ini akan menampilkan kekayaan tradisi dan budaya dari sub suku Dayak Taman sebagai tuan rumah," tambahnya.
"Panitia juga telah menyiapkan berbagai pertunjukan seni budaya dan perlombaan permainan rakyat yang terbuka untuk umum. Tentu dalam hal ini kita berharap acara yang akan kita laksanakan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar," pungkasnya. (yt)