Hasil Survei UKSW, Elektabilitas Heri Saman Capai 54,23 Persen Dalam Pilkada Landak

Editor: Antonius
Sebarkan:

LANDAK, suaraborneo.id - Pusat Studi Tata Kelola dan Manajemen Teknologi Informasi (GMIT) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, Jawa Tengah, telah melaksanakan survei untuk menganalisis peta kekuatan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Landak, dalam rangka Pilkada serentak yang akan diselenggarakan pada 27 November 2024. 

Tim Peneliti UKSW Salatiga, Jawa Tengah, Royke R Siahainenia menjelaskan dari hasil survei yang dilakukan pada 17-26 Mei 2024 lalu, dilakukan pada tiga indikator yakni uji popularitas, uji akseptabilitas dan uji elektabilitas atau keterpilihan pada empat nama bakal calon bupati Landak. 

Dari uji popularitas untuk maju sebagai calon bupati Kabupaten Landak Heri Saman, mendapat angka 54,13 persen, Karolin Margaret Natasa, (Mantan Bupati Landak Periode 2017-2022) sebesar 27,14 persen, Vinsensius, (Sekretaris Daerah Kabupaten Landak) sebesar 12,44 persen, dan Yulius Aho (Pengusaha), sebesar 8,16 persen. 

Sementara uji tingkat keterpilihan (elektabilitas) calon bupati ketika diajukan pertanyaan tertutup kepada responden mengenai siapa yang akan dipilih dalam Pilkada Kabupaten Landak 2024, didapatkan Heri Saman memiliki tingkat keterpilihan tertinggi dengan angka 54,23 persen, disusul Karolin Margaret Natasa dengan tingkat keterpilihan sebesar 25,83 persen, sementara Vinsensius memiliki tingkat keterpilihan sebesar 10,98 persen dan Yulius Aho memiliki tingkat keterpilihan sebesar 8,96 persen. 

"Jadi bakal calon bupati, kami hanya mengambil empat ini dengan asumsi mereka yang akan maju," ujar Royke R Siahainenia, Jumat, 14 Juni 2024. 

Sementara dari sisi akseptabilitas masyarakat terhadap tokoh-tokoh tersebut, Heri Saman memiliki tingkat akseptabilitas sebesar 54,68 persen, Karolin Margaret Natasa memiliki tingkat akseptabilitas sebesar 25,03 persen, Vinsensius memiliki tingkat akseptabilitas sebesar 10,83 persen dan Yulius Aho memiliki tingkat akseptabilitas sebesar 7,35 persen. 

Royke menjelaskan, survei tersebut didasarkan pada populasi Daftar Pemilih Tetap di Kabupaten Landak pada pemilu 2024. 

"Pengambilan sampel dilakukan dengan metode random sampling, menghasilkan sampel sebanyak 2.113 warga Kabupaten Landak yang berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah, tersebar secara proporsional di 13 kecamatan di Kabupaten Landak," jelasnya. 

Dia menyampaikan, survei ini memiliki margin of error ±2,1 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. 

"Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka menggunakan platform kuisioner digital Google Form, didukung oleh teknologi informasi untuk memastikan kecepatan dan akurasi data," tambahnya. 

Menurutnya, survey ini juga mengungkapkan beberapa faktor yang mempengaruhi pilihan masyarakat, termasuk rekam jejak, program kerja yang ditawarkan, dan persepsi masyarakat terhadap integritas dan kompetensi para calon. 

"Selain itu, survei ini menemukan bahwa sebagian besar responden menginginkan pemimpin yang memiliki visi jelas untuk memajukan Kabupaten Landak dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.(Anton/Anugrah)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini