Semester Genap Januari 2021, SMPK St Gabriel Sekadau Siap Belajar Tatap Muka

Editor: Redaksi

SMPK Santo Gabriel Sekadau 

SEKADAU, suaraborneo.id - Sekolah Menengah Pertama (SMPK) Santo Gabriel Sekadau siap melaksanakan proses belajar mengajar tatap muka pada semester genap bulan Januari 2021 mendatang.


Hal itu disampaikan Kepala Sekolah SMPK Santo Gabriel Sekadau, Gregorius Rigen kepada suaraborneo.id, Rabu (30/12/2020).


"Tadi siang sekolah kita (SMPK St Gabriel) dikunjungi oleh Wakil Bupati Sekadau, Aloysius didampingi Pj Sekda, Kepala Dinas Pendidikan Plt Kadinkes PP dan KB beserta Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sekadau, meninjau persiapan belajar tatap muka sesuai surat edaran Bupati bahwa untuk semester genap diizinkan untuk belajar tatap muka," jelas Rigen.


Namun lanjutnya, untuk tatap muka tersebut  perlu proses, persiapan yang cukup matang terutama dalam hal menerapkan protokol kesehatan. Karena belajar tatap muka dalam kondisi pandemi covid-19 saat ini berbeda dengan kondisi normal sebelumnya.


"Harus belajar dalam bentuk shift, menerapkan protokol kesehatan dan persetujuan dari orang tua murid," ungkapnya.


Rigen menjelaskan, dalam satu hari perkelas dibagi dalam dua shift. Karna dalam 1 kelas hanya dibolehkan 16 murid saja. Selain itu, jarak kursi sesuai standar protokol kesehatan, 1,5 meter. 


"Sejauh ini sekolah kita sudah siap untuk melaksanakan standar protokol kesehatan," ujarnya. 


Namun demikian, Rigen mengatakan bahwa, apabila ada orang tua murid yang belum mengizinkan anaknya untuk belajar tatap muka, tidak dipaksakan dan tetap belajar online seperti biasa. Bagi yang diizinkan, maka akan tetap masuk belajar tatap muka. 


"Saat ini kita masih mengumpulkan persiapan surat persetujuan dari orang tua murid. Surat persetujuan tersebut akan dibawa siswa saat masuk awal Januari 2021 mendatang," jelas Rigen 


Rigen berpesan kepada siswa-siswi SMPK Santo Gabriel Sekadau bahwa pada semester genap Januari mendatang SMPK Santo Gabriel sudah siap untuk melaksanakan belajar tatap muka. 


"Mohon untuk mempersiapkan diri, tetap menerapkan protokol kesehatan, jaga kesehatan diri untuk melaksanakan belajar tatap muka," pesan Gregorius Rigen. (red) 


Share:
Komentar

Berita Terkini