Fraksi DPRD Landak Sampaikan Dua Raperda Kabupaten Layak Anak Dan Penyelenggaraan Perpustakaan

Editor: suaraborneo.id author photo
Fraksi Nasdem Cahyatanus saat membacakan pandangan umum dalam rapat paripurna DPRD kabupaten Landak
LANDAK, suaraborneo.id - seluruh fraksi DPRD Landak menyampaikan pandangan umum eksekutif terhadap dua Raperda prakarsa DPRD Landak tentang Kabupaten Layak Anak dan Penyelenggaraan Perpustakaan.

Dua Raperda tersebut disampaikan dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh ketua DPRD Landak Heri Saman, didampingi oleh wakil ketua DPRD Landak, bersama anggota, dan hadir wakil Bupati Landak Herculanus Heriadi. Rapat dilakukan pada, Selasa (01/09/2020) di ruang utama DPRD Landak.

Penyampaian pandangan umum dibacakan oleh fraksi Nasdem, Cahyatanus.

Dalam pandangan umum eksekutif terhadap pemahaman yang sama, bahwa anak merupakan amanah dan karunia Tuhan yang maha esa, menjadi generasi penerus yang potensial. Sehingga harus dilindungi dan dipenuhi haknya agar dapat hidup tumbuh dan berkembang secara wajar, sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan.

" Jadi kabupaten Landak layak anak, perlu adanya pengembangan kebijakan yang merujuk kepada konvensi hak anak dan klaster hak anak, "ungkap Tanus panggilan akrabnya.

Dipaparkannya, tujuan pengembangan kabupaten layak anak, yaitu untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dan dunia usaha di wilayah tersebut, dalam upaya mewujudkan pembangunan kabupaten atau kota yang ramah terhadap pemenuhan hak kebutuhan dan kepentingan terbaik bagi anak.

Selain itu juga untuk menyatukan potensi sumber daya manusia, keuangan,sarana prasarana,metoda dan teknologi yang ada pada pemerintah kabupaten/kota, masyarakat serta perusahaan yang ada di kabupaten dalam memenuhi hak anak.

Sedangkan untuk pemandangan umum eksekutif terhadap peraturan daerah tentang penyelenggaraan perpustakaan juga mendapat pemahaman yang sama. Bahwa perpustakaan sebagai wahana belajar sepanjang hayat mengembangkan potensi masyarakat agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang maha esa.

" Dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan nasional, karena perpustakaan merupakan jendela dunia, sebagai sistem pengelolaan rekaman gagasan, pemikiran pengalaman dan pengetahuan umat manusia serta mempunyai fungsi utama melestarikan hasil budaya umat manusia untuk disampaikan kepada generasi-generasi selanjutnya," papar Tanus.

Penulis  : Anton
Editor : Asmuni




Share:
Komentar

Berita Terkini