Telusuri Sui Kayan, Wabub Sintang Serahkan Bantuan Untuk Korban Banjir

Editor: Redaksi
Penyerahan bantuan sembako untuk korban banjir 
SINTANG, suaraborneo.id - Wakil Bupati Sintang Askiman didampingi Kepala Bappenda Kabupaten Sintang Abdul Syufriadi dan Kepala BPBD Kabupaten Sintang Bernard Saragih menyusuri Sungai Kayan, Senin (13/7). Ada 7 desa yang disinggahi dan diberikan bantuan sembako oleh Wakil Bupati Sintang yakni Nanga Lidau, Mentunai, Engkerangan, Monbay Begununk, Jambu, Bindu, dan Nanga Payak. 

Wakil Bupati Sintang membawa 4 speedboat untuk membawa bantuan sembako yang merupakan sumbangan warga Sintang yang memang peduli dengan korban banjir di Kabupaten Sintang. Lokasi pertama, Wakil Bupati Sintang meninjau kondisi dan korban banjir di Dusun Lungkung Potah Desa Nanga Lidau Kecamatan Kayan Hilir. Wabup Sintang  disambut Sampoyono  Kepala Dusun Lungkung Potah jajaran Pemerintah Desa Nanga Lidau. 

"Kita akan berikan bantuan spontan berupa sembako kepada warga  disini berupa beras, mie instan dan telur. Bantuan ini untuk dapur umum saja. Saya minta kepada Pemerintah Desa untuk mendata warganya yang terdampak, berapa rumah yang terendam, yang roboh. Ini bantuan awal saja. Bantuan per Kepala Keluarga ada nanti," kata Askiman. 

Wakil Bupati Sintang menyampaikan, bantuan ini merupakan bantuan dari warga Sintang yang peduli dengan korban banjir. "Ini bantuan spontan dari warga Sintang. Untuk konsumsi warga yang berjaga jaga. Saya berharap warga tetap sabar ya," pesannya. 

"Data warga yang terdampak banjir nanti diserahkan ke pemerintah kecamatan. Saya prihatin dengan warga yang terdampak banjir ini. Ini bantuan dari pribadi warga. Kami kumpul uang. Beli sembako untuk warga yang terdampak banjir. Ini untuk dapur umum. Makan bersama-sama. Dari pemkab Sintang dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ada menyusul nanti. Maka saya minta, data yang lengkap dari pemerintah desa, berapa Kepala Keluarga yang terdampak, untuk mendapatkan bantuan. Kita sudah menyurati Pemprop Kalbar bahkan pemerintah pusat. Di Kayan Hulu saja sudah 4000 KK yang terdampak. Secepatnya data itu  diberikan kepada camat, untuk kami rekap dan diajukan kepada Pemprop Kalbar. Kami mohon maaf karena terlambat datang dan memberikan bantuan untuk meringankan beban masyarakat korban banjir. Ini bentuk kepedulian kami. Ini cobaan dari Tuhan. Dan kita ambil hikmahnya saja," ungkap Wakil Bupati Sintang

Sementara Sampoyono Kepala Dusun Lungkung Potah menjelaskan, banjir yang melanda sudah 3 hari. Kami akan mendata jumlah Kepala Keluarga yang rumahnya terendam banjir. 

"Ini banjir masih terus naik. Terimakasih atas motivasi dan kunjungan Pak Wakil Bupati Sintang," ucap Sampoyono. (*) 
Share:
Komentar

Berita Terkini