Perjalanan Panjang Herman Ivo Dapat Rekomendasi Dari DPP Demokrat

Editor: Redaksi
BENGKAYANG, suaraborneo.id – Tiada keberhasilan yang diperoleh tanpa proses, tiada hasil yang didapat tanpa perjuangan, ya! Begitulah yang dialami Bakal Calon Bupati Bengkayang, Herman Ivo untuk mendapatkan Rekomendasi atau Surat Tugas dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat.

Remomendasi partai merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi atau diperoleh oleh seorang bakal calon kepala daerah dalam pesta demokrasi, sebagai media untuk memperoleh dukungan khususnya secara kelembagan Partai Politik yang sudah diatur dalam undang-undang.

Hal itu yang dialami oleh Bakal Calon Bupati Bengkayang, Herman Ivo. Untuk mendapatkan rekomendasi partai ia harus melewati berbagai tahapan dan proses yang panjang. Ketua Barisan Massa Demokrat (BMD) Kabupaten Bengkayang, Alias Jamil dalam tulisannya menceritakan, berdasarkan penjelasan dari Ketua BPOKK DPD Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Barat, Dominikus Okbertus Srikujam, ada beberapa alasan DPP Partai Demokrat memberikan rekomendasi atau surat tugas kepada Herman Ivo sebagai Bakal Calon Bupati Bengkayang untuk Pilkada Tahun 2020. 

Yang pertama Herman Ivo juga mengikuti penjaringan yang dilakukan oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bengkayang. Berdasarkan penjaringan tersebut, pengurus DPC mengirim 9 (sembilan) nama calon kepala daerah ke DPD Partai Demokrat Kalimantan Barat.

Dari 9 nama calon kepala daerah yang dikirim tersebut, DPD Partai Demokrat Kalbar kemudian melakukan Penyaringan. Hasil penyaringan maka DPD Partai Demokrat Kalbar mengutamakan Kader Internal dan dari 9 nama tersebut terdapat 3 kader internal yang tidak diragukan lagi kepemimpinannya yakni, Yosua Sugara Selaku Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bengkayang, Herman Ivo selaku pengurus DPD Partai Demokrat Kalbar dan Neneng sebagai pengurus DPD Partai Demokrat Kalbar sekaligus Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Kalbar.

“Secara kepartaian Track Record Ketiga Kader tersebut sangat baik, namun perlu dilakukan tracking kepada masyarakat pemilih maka ketiganya akan disurvei. Seiring berjalan waktu, karena untuk lebih fokus Sebagai Wakil Rakyat di DPRD, Ibu Neneng Membangun Bengkayang mohon izin kepada DPD untuk tidak melanjutkan pencalonan,” jelas Alias Jamil, kader militan Partai Demokrat itu.

Ia menambahkan, Setelah berkoordinasi dengan Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP Partai Demokrat, maka pertengahan Juni 2010, DPD Partai Demokrat Kalbar menggandeng Lembaga Survei Tiga Roda untuk melakukan survei. 

Dalam survei, selain 2 (dua) kader internal, nama calon-nama diluar kader juga masuk dalam daftar survei. Hasilnya diperoleh bahwa hasil survei menunjukan Herman Ivo memiliki nilai tertinggi, bahkan melampaui calon-calon lainnya.

“Dari beberapa tahapan tersebut, akhirnya DPD Partai Demokrat melakukan ekspose/Pleno di DPP Partai Demokrat pada akhir Juni 2020, dan akhirnya 15 Juli 2020 keluar Surat Tugas untuk bapak Herman Ivo, demikian penjelasan Ketua BPOKK dalan Rapat konsolidasi terbatas DPC Partai Demokrat pada Sabtu, 18 Juli 2020,” paparnya.

Diketahui Drs. Herman Ivo, M.Pd, merupakan putra kelahiran Bengkayang, 1 November 1964 (56 tahun), beragama Katolik. Herman Ivo merupakan anak dari Hendrikus Fransiskus Kale dan Teresia Anda (Alm).

Riwayat pendidikannya menamatkan S1 di FKIP Untan Pontianak dan S2 di IKIP Bandung. Pria yang sudah melalang buana di dunia daya tarik suara di salah satu Televisi Swasta di Kalimantan Barat itu juga pernah menjadi Dosen FKIP Untan Pontianak pada 1998-2004, Anggota DPRD Provinsi Kalbar 2004-2009, Anggota DPRD Provinsi Kalbar 2014-2019 (PAW 2018).

Ia juga aktif dalam berbagai organisasi seperti menjabat sebagai Anggota Bidang Politik dan Keamanan MADN 2002-2005, Sekretaris MADN Kalbar 2002-2005, Ketua Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi RI, Kota Pontianak 2017-2022, Ketua BPOKK DPD Partai Demokrat Kalbar 2012-2017 dan Wakil Ketua DPD Partai Demokrat 2017-2022.(Tim/TS).

Editor: Asmuni 
Share:
Komentar

Berita Terkini