Pemkab Landak Monitoring Kerusakan Ruas Jalan Darit-Meranti

Editor: Redaksi
Monitoring 
LANDAK, suaraborneo.id - Pemerintah Kabupaten Landak melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPRPERA) Kabupaten Landak melakukan monitoring ruas jalan Darit - Meranti yang merupakan salah satu ruas jalan Kabupaten penghubung Kecamatan Menyuke dan Kecamatan Meranti dengan panjang 20,6 Km, Jum'at (12/06/20).

Kegiatan monitoring ini dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPRPERA) Kabupaten Landak Erani, ST.,MT didampingi Kasi Perencanaan dan Pengendalian pada bidang Bina Marga Yulius, dan Anggota DPRD Kabupaten Landak Junis yang turut hadir untuk memberikan masukan bagi masyarakat sekitar akan terdampak pembangunan.

Kegiatan monitoring ini dilakukan untuk meninjau langsung kerusakan jalan Darit-Meranti yang saat ini sudah cukup parah, terlebih saat musim penghujan menyebabkan jalan tergenang air sehingga membahayakan pengguna jalan dan menyebabkan kecelakaan.

Kegiatan pemeliharaan berkala terakhir yang dilakukan pada ruas tersebut yaitu pada tahun 2017 silam melalui Dana Alokasi Umum (DAU), dengan penanganan dibeberapa titik paling parah dan tidak semua bisa tertangani mengingat dana yang sangat terbatas pada saat itu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPRPERA) Kabupaten Landak, Erani yang turun langsung meninjau kerusakan jalan menyampaikan bahwa jalan Darit-Meranti ini akan segera diperbaiki. 

"Bupati Landak Ibu dr. Karolin Margret Natasa sudah mengalokasikan dana anggaran untuk ruas jalan Darit-Meranti dan dalam minggu depan akan ditender fisiknya dengan pagu dana sebesar Rp.588.840.000,- melalui dana alokasi umum (DAU)," terang Erani.

Saat ini proses yang sedang berjalan sudah pada tahap persiapan dokumen tender (lelang), Erani berharap proses ini berjalan lancar agar pelaksanaan rehabilitasi jalan dapat segera dilakukan.

"Semoga tender tersebut berjalan lancar agar pelaksanaan rehabilitasi jalan tersebut segera dan cepat tertangani dan kami memprioritaskan untuk menangani pada kondisi jalan yang rusak berat,"ujar Erani.

Ditempat berbeda Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa menyampaikan saat ini rehabilitasi jalan yang mengalami kerusakan parah adalah hal yang prioritas, terlebih jalan utama penghubung dua kecamatan ini.

"Kita prioritaskan rehabilitasi jalan yang rusak parah, kita telah berupaya mengalokasikan anggran untuk jalan antara Darit-Meranti ini, semoga semua proses berjalan lancar dan perbaikan bisa segera kita lakukan secepatnya," terang Karolin di Pendopo Bupati Landak, selasa (16/06/20)

Bupati Landak berharap pembangunan ini juga mendapat dukungan dari masyarakat, walaupun hanya bisa dikerjakan 50 persen dari pengerjaan sebelumnya.

"Kita berharap program pembangunan dari pemerintah ini mendapat dukungan masyarakat, karena ini semua kita lakukan demi kepentingan masyarakat dalam melakukan berbagai macam aktifitas. Kami mohon maaf anggarannya hanya bisa 50 persen dikerjakan dari anggaran sebelumnya sebesar 1 Milyar, dikarenakan pandemi covid-19 yang berakibat pemotongan anggaran fisik paket tersebut sesuai PMK 35 Tahun 2020," jelas Karolin. 
Share:
Komentar

Berita Terkini