Antisipasi Corona, Ketua DPRD Sintang Imbau Masyarakat Intens Jaga Kesehatan

Editor: Redaksi
SINTANG, suaraborneo.id - Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny menyampaikan imbauan kepada masyarakat Sintang berkaitan dengan maraknya pemberitaan mengenai virus Corona (Covid-19). Secara khusus di Kabupaten Sintang, Senin (16/03/2020) pagi dihebohkan dengan beredarnya informasi mengenai adanya pasien yang positif corona. 

“Mari kita hidup seperti biasa, jangan panik. Hanya lebih intens untuk menjaga kesehatan kita pribadi dan keluarga dengan melakukan cuci tangan setiap kali habis beraktivitas, menggunakan masker terutama bila keluar rumah,” pesan Ronny. 

“Untuk tempat umum yang melakukan pelayanan publik, saya harap dapat melakukan penyemprotan disinsfektan, selain juga menyediakan handsanitazer agar dapat dipergunakan para pengunjung saat masuk dan keluar pusat layanan,” pesannya lagi.

Informasi mengenai adanya pasien positif corona di Sintang segera ditepis oleh Kepala Dinas Kesehatan Sintang, dr. Harsinto Linoh melalui instagram official milik Dinkes Sintang dan juga pernyataan langsung dalam bentuk video. 

Pada Jum’at (13/03/2020) lalu dr. Sinto bersama pejabat terkait menggelar konferensi pers berkaitan dengan pekembangan penyebaran virus corona (Covid-19) di Kabupaten Sintang. Dalam acara tersebut, Sinto menyampaikan bahwa RS Ade M. Djoen memang menjadi satu dari 3 rumah sakit rujukan di Kalimantan barat dalam penanganan corona. 

“Kita juga mendesak Dinas Kesehatan untuk menyediakan dan membagi masker ke rumah-rumah warga. Saya juga himbau untuk para tim medis baik di rumah sakit maupun di Puskesmas-Puskesmas selalu melindungi diri. 
Kita bisa belajar dari negara tetangga Vietnam dan Tiongkok terkait antisipasi ini. Para petugas kesehatan harus selalu menggunakan alat pelindung diri, baik itu pasien dalam pantauan atau tidak, tentu pihak rumah sakit harus lebih ekstra berhati-hati,” ujar Ronny lagi. 

Ketua DPRD juga menyarankan bagi masyarakat Sintang yang dalam waktu dekat ini berencana pergi ke luar daerah semestinya dengan sadar diri cek kesehatan. Selain itu, bila belum terlalu mendesak untuk bepergian sebaiknya dibatalkan dulu. 

"Berkaitan dengan upaya penumpukan sembako, saya rasa bila kita semua melakukan pencegahan dan tindakan antisipasi lainnya tidak perlulah harus memborong sembako. Sekali lagi saya ingatkan agar kita meningkatkan upaya menjaga kesehatan diri dan keluarga supaya tidak mudah terserang virus corona atau bakteri penyakit lainnya,” pungkas politisi Partai Nasional Demokrat itu. (hms) 
Share:
Komentar

Berita Terkini