Jadi Narsum, Florensius Ronny: Jangan Takut Memulai Sesuatu Yang Baru

Editor: Redaksi
Ketua DPRD Sintang saat menjadi nara sumber
pada acara studi lapangan fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kapuas
SINTANG, suaraborneo.id - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Florensius Ronny menjadi nara sumber pada acara studi lapangan fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kapuas Sintang di ruang sidang gedung DPRD Sintang, Selasa (21/01/2020). Kegiatan ini dilangsungkan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Sosial. 

“Jangan takut memulai sesuatu yang baru,” kata Ronny mengawali paparannya. “selama itu tidak melanggar norma dan aturan yang ada di masyarakat,” tambahnya. 

Ketua DPRD Sintang, Ronny memberikan gambaran mengenai proses keberadaan anggota dewan, melalui pemilihan legislative. Ia juga menerangkan secara ringkas tugas pokok dan fungsi unit-unit di dalam kesatuan kerja DPRD. Ada 2 fungsi dari 3 fungsi yang ia paparkan lebih lanjut, fungsi anggaran dan fungsi pengawasan. Sementara itu fungsi legislasi dipaparkan oleh Tuah Mangasih. 

“Pada fungsi pelaksanaan penganggaran itu dimulai dari Musrembang di desa hingga ke tingkat kabupaten. Hasilnya kita ajukan ke provinsi. Adapula beberapa dana khusus yang dikucurkan oleh pemerintah pusat secara langsung kemari, misalnya DAK –dana alokasi khusus,” ungkap Ronny. “Lalu kita juga melakukan pengawasan atas aliran dana dan pelaksanaan program pembangunan yang ada di Sintang,” tambahnya. 

Turut menjadi nara sumber pada kegiatan ini, Tuah Mangasih selaku kepala Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Sintang. Pada kesempatan ini, Tuah Mangasih memaparkan aspek tugas dan fungsi legislasi dari DPRD. 

“Dalam fungsi legislasi, kita melakukan pembahasan, evaluasi dan persetujuan atas rancangan peraturan daerah,” ujar Tuah. “Pada pelaksanaannya, ada banyak proses, meliputi diskusi panel, kaji terap atau studi banding kemudian evaluasi lagi. Jika sudah dianggap baik, barulah kita lakukan paripurna dan memberikan persetujuan kita selaku wakil rakyat. Setelah itu ada proses pengajuan ke tingkat provinsi lagi untuk kemudian disahkan,” jelasnya lagi. 

Joni Fredy Hahurry, selaku Kepala Program Studi Ilmu Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kapuas Sintang menyampaikan bahwa kegiatan studi lapangan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa terhadap beberapa materi kuliah di kampus. Pihaknya mengucapkan terima kasih atas kesediaan dan fasilitasi di Sekretariat DPRD Sintang. 

Dengan nada bangga Joni mengungkapkan sejumlah nama anggota DPRD yang menjadi mahasiswa dan alumni universitas yang lebih dikenal dengan sebutan UNKA itu. 

“Acara ini kita adakan agar mahasiswa dapat lebih memahami apa yang dipelajarinya di bangku kuliah. Kebijakan publik merupakan salah satu spesifikasi pendalaman ilmu di jurusan kami,” kata Joni. “kami harapkan hal ini dapat berlanjut pada tahun-tahun mendatang,” tutupnya. 

Kegiatan ini diikuti hampir 100 mahasiswa. Panitia kegiatan mengusung tema, ‘membangun kader administrator muda masa depan yang berkarakter dalam peningkatan kualitas kebijakan publik’. (hms)

Editor: Asmuni 
Share:
Komentar

Berita Terkini