Kubu Raya Jadikan Robo-Robo Ajang Wisata Unggulan

Editor: Redaksi
KUBU RAYA, suaraborneo.id – Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan membuka Pekan Raya Robo-Robo di Kecamatan Sungai Kakap, Rabu (23/10). Bupati Muda menyebut ritual budaya legendaris itu sebagai peradaban panjang yang unggul. Sebab, Robo-Robo mampu menjadi magnet pemersatu masyarakat. 

“Ini kan peradaban panjang yang unggul, di mana jadi magnet orang berkumpul. Ada suasana kebersamaan. Saling membahagiakan muncul di situ. Saling memberi dan mendekatkan diri. Juga mendoakan semuanya agar selamat. Istilahnya tolak bala,” tuturnya. 

Muda mengatakan, Robo-Robo sebagai aktivitas warga sejak masa lampau telah berkembang menjadi suatu gerakan. Kemudian muncul menjadi budaya tradisi. Itu semua, menurutnya, adalah nilai-nilai kekayaan bagi pembangunan wisata daerah. Karena itu, Kabupaten Kubu Raya menjadikan Robo-Robo sebagai ajang wisata unggulan. 

“Karena secara masif semuanya sudah mengakar sampai ke anak-anak generasi sekarang. Oleh karena itu, bagi pemerintah daerah ajang ini sangat penting dan mendasar. Termasuk di sinilah kita membangun identitas daerah kita,” terangnya.

Muda mengungkapkan, pihaknya bertekad meningkatkan kualitas penyelenggaraan Robo-Robo ke depannya. Hal tersebut, menurutnya, akan diawali dari proses penataan pasar Sungai Kakap. Kemudian dilanjutkan pembangunan pendopo yang representatif untuk berbagai kegiatan termasuk Robo-Robo. 

“Target tahun depan mudah-mudahan akan lebih meriah. Kita berupaya supaya mudah-mudahan tahun ini bisa menata pasar dulu. Karena kalau pasar sudah ditata, itu akan lebih mudah menyusun di mana kira-kira tempat yang tepat. Kita coba lakukan desain dulu,” paparnya. 

Muda menilai momen Robo-Robo sangat penting. Dengan waktu pelaksanaan cukup panjang, warga mendapatkan peluang ekonomi yang besar. Menurutnya, efek domino Robo-Robo sangat terasa bagi semua elemen. “Makanya ke depan kita berupaya mengadakan ini jauh lebih rapi lagi,” ucapnya. 

Lebih khusus ia menegaskan, Robo-Robo menjadi momentum tepat promosi produk usaha mikro kecil menengah (UMKM). Dalam ajang Robo-Robo ada peluang bagus untuk berdagang. Termasuk para pedagang dari desa, dapat mencari relasi usaha di lokasi Robo-Robo. 

“Mudah-mudahan ke depan bisa ditampilkan produk UMKM dalam event ini. Supaya terlihat oleh pasar. Kita sebenarnya punya UMKM banyak, tapi dalam ajang ini memang belum dikhususkan display-nya. Nanti akan dikoordinasikan dengan Dekranasda,” jelasnya. 

Terkait pembangunan pendopo untuk kegiatan Robo-Robo, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Kubu Raya Zulkarnaen mendukung hal itu. Ia menyebut pendopo sangat mungkin untuk dibangun. Sebab, menurutnya, sosok Bupati Muda Mahendrawan dikenal sangat progresif terhadap ide-ide baru. 

“Kita berharap ada semacam kenang-kenangan juga dari Bupati Muda Mahendrawan untuk masyarakat. Legislatif pasti mendukung penuh gagasan pembangunan pendopo ini. Karena ini aspirasi masyarakat,” sebutnya.

Kepala Desa Sungai Kakap, Hendri Oktavia membenarkan adanya aspirasi warga terkait pembangunan pendopo kegiatan di Sungai Kakap. Ia mengungkapkan, aspirasi pembangunan tersebut selalu disampaikan dalam setiap musyawarah perencanaan pembangunan desa dan kecamatan. 

“Di setiap musrenbang desa dan kecamatan selalu diusulkan. Karena itu mohon kepada pak bupati untuk bisa menganggarkan pendopo kegiatan termasuk untuk Robo-Robo,” harapnya.

Penulis: Rio
Editor: Asmuni 
Share:
Komentar

Berita Terkini