![]() |
| Welcome Dinner Pembukaan silaturahmi Regional lintas Tokoh FPK (Forum Pembauran Kebangsaan) se - Kalimantan di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Kamis, 15/10/2026 _ [adpim] |
Hal tersebut disampaikannya saat menyambut para tokoh dari berbagai daerah di Kalimantan dalam acara Welcome Dinner Pembukaan silaturahmi Regional lintas Tokoh FPK (Forum Pembauran Kebangsaan) se - Kalimantan di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Kamis, 15/10/2026.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, saya mengucapkan selamat datang di Kalimantan Barat, Bumi Khatulistiwa,” ujarnya.
Krisantus mengatakan, keberagaman bukanlah penghalang untuk bersatu, melainkan kekuatan yang perlu dirawat bersama. Menurutnya, kerukunan tidak cukup hanya diwujudkan dalam forum pertemuan, tetapi harus hadir dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga, pasar, warung kopi, hingga tempat usaha.
Lebih lanjut, Krisantus menyebut pertemuan para tokoh dari berbagai wilayah di Kalimantan sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat kolaborasi. Kekayaan budaya dan sumber daya alam yang dimiliki Kalimantan, menurutnya, perlu dikelola dengan semangat kebersamaan agar memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan informasi yang berpotensi memecah belah, terutama melalui media sosial.
“Kita harus bijak bermedia sosial, saling mengingatkan dengan santun, dan memastikan setiap kabar diperiksa kebenarannya sebelum disebarkan,” ujarnya.
Menurutnya, menjaga ruang sosial yang aman dan kondusif merupakan tanggung jawab bersama.
Krisantus menyampaikan terima kasih kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap semangat persaudaraan dan kerukunan terus terpelihara sebagai landasan membangun Kalimantan yang harmonis dan sejahtera.
“Perbedaan tidak memisahkan kita. Majemuk itu indah. Perbedaan merangkai kita menjadi keindahan yang utuh,” tutupnya.(r/*)
