-->

Wamen Dahnil: Ibadah Haji Momentum Perbaiki Kualitas Diri

Editor: Redaksi
Sebarkan:

Pengajian Akbar Jemaah Haji Kalimantan Barat bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dr. H. Dahnil Anzar Simanjuntak, S.E., M.M., di Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Jumat (9/10/2026) _ [adpim]
PONTIANAK, suaraborneo – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menekankan pentingnya menjadikan ibadah haji sebagai momentum untuk memperbaiki kualitas diri, meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, serta memperkuat komitmen dalam menjalankan ajaran Islam.

Menurutnya, ibadah haji tidak hanya menjadi perjalanan spiritual untuk memenuhi rukun Islam, tetapi juga diharapkan membawa perubahan positif dalam perilaku, sikap, dan kehidupan sosial.

“Jadi, Bapak-Ibu jemaah sekalian, ibadah haji tidak hanya menjadi perjalanan spiritual untuk memenuhi rukun Islam, tetapi juga diharapkan membawa perubahan positif dalam perilaku, sikap, dan kehidupan sosial di tengah masyarakat,” ujar wamen saat menghadiri Pengajian Akbar Jemaah Haji Kalimantan Barat bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dr. H. Dahnil Anzar Simanjuntak, S.E., M.M., di Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Jumat (9/10/2026).

Dahnil juga menegaskan pentingnya menjaga silaturahmi antar jemaah haji sebagai upaya memperkuat persaudaraan dan ukhuwah Islamiyah. Para jemaah diharapkan terus saling mengingatkan dalam kebaikan, meningkatkan kepedulian sosial, serta berkontribusi dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.

Ia berharap Pengajian Akbar Jemaah Haji Kalimantan Barat tidak hanya menjadi ajang pertemuan dan silaturahmi, tetapi juga sarana memperdalam pemahaman agama serta menjaga nilai-nilai kebaikan yang diperoleh selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap semangat spiritualitas, persaudaraan, dan kepedulian sosial para jemaah haji tetap terpelihara serta diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tutupnya.

Sementara itu Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan pada kesempatan tersebut mengatakan kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi ant jemaah haji sekaligus memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Gubernur Ria Norsan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut yang mempertemukan jemaah haji dari berbagai daerah di Kalimantan Barat. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini berperan penting dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

Ia mengatakan, ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang memberikan banyak pelajaran berharga, mulai dari kesabaran, kedisiplinan, keikhlasan, hingga persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut diharapkan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari setelah kembali ke tanah air.

“Saya berharap para jemaah haji Kalimantan Barat dapat terus menjaga kemabruran hajinya dengan meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal kebaikan, serta menjadi teladan yang baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ujar Ria Norsan.

Ia juga mengajak para jemaah haji untuk berperan aktif menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, dan menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

“Semangat kebersamaan dan persaudaraan yang tumbuh selama pelaksanaan ibadah haji hendaknya tetap terpelihara setelah kembali ke tanah air,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ria Norsan menyebut kehadiran Wakil Menteri Haji dan Umrah RI menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan penyelenggaraan ibadah haji.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, lanjutnya, terus mendukung kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui pengajian dan silaturahmi, diharapkan tumbuh semangat membangun kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan saling menghormati. (*/r)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini