Kegiatan ini mengusung tema "Rise and Impact" yang menekankan peran generasi muda sebagai agen perubahan yang membawa dampak positif bagi gereja, masyarakat dan daerah.
"Melalui kegiatan ini para pemuda GKII Sungai Malinau semakin bertumbuh dan harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitarnya. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan era digital, para pemuda diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang bijaksana, kreatif dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai iman serta budaya yang luhur," ungkap Agustinus.
Selain itu, Agustinus juga mendorong agak pemuda Malinau berani untuk mencoba peluang usaha, tunjukan bahwa pemuda dari daerah juga bisa bersaing dengan yang dari kota sehingga menghasilkan generasi muda yang benar-benar bangkit dan berdampak bukan hanya di gereja, tetapi di tengah keluarga, masyarakat yang ada di Kabupaten Malinau, ucapnya.
Pemerintah Kabupaten Malinau melalui salah satu dari lima program daerah yaitu milenial mandiri akan mendukung berbagai program pembinaan bagi generasi muda untuk mengembangkan sumber daya manusia yang kompeten di bidangnya.
Menutup sambutannya, Agustinus berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, membawa berkat serta menghasilkan generasi muda yang benar-benar bangkit dan berdampak bagi lingkungan sekitarnya. (prokompim)
