-->

SMAN 1 Ngabang Buka SPMB 2026, Pendaftaran Jalur Afirmasi dan Mutasi Capai 93 Pendaftar

Editor: Antonius
Sebarkan:

Suasana saat pendaftaran SPMB di SMAN 1 Ngabang di hari kedua (foto Antonius)
LANDAK, suaraborneo.id – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMA Negeri 1 Ngabang mulai memasuki tahapan seleksi. Hingga hari kedua pendaftaran jalur afirmasi, disabilitas, dan mutasi, jumlah pendaftar tercatat telah mencapai sekitar 93 orang.


Wakil Ketua Panitia SPMB SMAN 1 Ngabang, Dwi Hastuti, S.Pd., menjelaskan bahwa pendaftaran jalur afirmasi, disabilitas, dan mutasi berlangsung pada 22 hingga 23 Juni 2026. Hasil seleksi untuk ketiga jalur tersebut akan diumumkan pada 25 Juni 2026.

“Untuk jalur afirmasi kuotanya 28 persen, sedangkan disabilitas 2 persen, sehingga totalnya 30 persen. Kemudian jalur mutasi mendapatkan kuota 5 persen. Sampai pukul 12.00 WIB tadi, jumlah pendaftar sudah sekitar 93 orang lebih,” jelas Dwi Hastuti.

Ia menambahkan, apabila seluruh berkas pendaftar dinyatakan valid, maka akan terjadi persaingan sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan.

Setelah tahapan afirmasi dan mutasi selesai, proses SPMB akan dilanjutkan dengan jalur domisili yang dibuka pada 30 Juni hingga 2 Juli 2026. Pengumuman hasil seleksi jalur domisili dijadwalkan pada 7 Juli 2026 dengan kuota sebesar 35 persen.

Sementara itu, jalur prestasi menjadi tahapan terakhir dalam SPMB tahun ini. Pendaftaran dibuka pada 10 hingga 12 Juli 2026 dengan kuota 30 persen, sedangkan pengumuman hasil seleksi akan dilaksanakan pada 15 Juli 2026. Seluruh rangkaian proses penerimaan murid baru dijadwalkan berakhir pada 17 Juli 2026.

Di kesempatan yang sama, Kepala SMAN 1 Ngabang, Kornelia K., mengimbau masyarakat agar tidak ragu datang langsung ke sekolah apabila mengalami kesulitan dalam proses pendaftaran online.

“Kami dari SMA Negeri 1 Ngabang siap memberikan informasi dan membantu masyarakat yang mengalami kendala atau membutuhkan penjelasan terkait prosedur pendaftaran siswa baru. Silakan datang langsung ke sekolah dan bertanya kepada panitia,” ujarnya.

Kornelia juga menegaskan bahwa seluruh proses SPMB tidak dipungut biaya. Ia mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan sekolah maupun panitia dan meminta sejumlah uang dengan alasan membantu proses penerimaan.

“Kami tidak memungut biaya apa pun. Jika ada pihak yang mengatasnamakan sekolah atau panitia dan meminta bayaran, itu tidak benar. Pelaksanaan SPMB ini merupakan bagian dari pelayanan publik yang kami berikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain datang langsung ke sekolah, calon peserta didik dan orang tua juga dapat memperoleh informasi resmi melalui media sosial SMAN 1 Ngabang, baik melalui Facebook maupun Instagram sekolah.

Dengan berbagai jalur yang tersedia dan sistem pendaftaran yang transparan, SMAN 1 Ngabang berharap seluruh proses SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berjalan lancar serta memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik.(Anton)



Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini