-->

Ekonomi Kalbar triwulan I 2026 Bertumbuh Sebesar 6,14 Persen

Editor: Redaksi
Sebarkan:

Kepala BPS Kalbar Muh Saichudin, S.Si., M.Si. (Foto:ist)
Pontianak,suaraborneo - Perekonomian Kalimantan Barat triwulan I-2026 berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp 86.780,77 miliar dan atas dasar harga konstan (ADHK) 2010 mencapai Rp44.212,56 miliar.

Ekonomi Kalimantan Barat triwulan I-2026 terhadap triwulan I-2025 mengalami pertumbuhan sebesar 6,14 persen (y-on-y). 

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat merilis beberapa indikator strategis terkini terkait, Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I-2026, Keadaan Ketenagakerjaan Februari 2026, Indeks Ketimpangan Gender 2025, dan Hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar Muh Saichudin, S.Si., M.Si dalam rilisnya menyebutkan  jumlah angkatan kerja berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada Februari 2026 sebanyak 3,04 juta orang, naik 131,64 ribu orang dibandingkan Februari 2025. 

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) sebesar 69,65 persen, naik sebesar 2,01 persen poin dibandingkan Februari 2025. 

"Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Februari 2026 sebesar 4,57 persen, naik sebesar 0,34 persen poin dibandingkan Februari 2025," katanya.

Untuk indeks Ketimpangan Gender (IKG) Kalimantan Barat 2025 sebesar 0,488, turun 0,005 poin dibandingkan tahun sebelumnya. 

Penurunan IKG Kalimantan Barat terutama didorong perbaikan pada beberapa dimensi, khususnya dimensi pasar tenaga kerja dan kesehatan reproduksi. Dimensi pemberdayaan masih menjadi tantangan karena persentase perempuan berpendidikan minimal SMA menurun tipis dari 30,77 persen menjadi 30,61 persen.

Hasil survei penduduk antar sensus (SUPAS) 2025

Rata-rata tahunan laju pertumbuhan penduduk Provinsi Kalimantan Barat selama lima tahun terakhir sebesar 1,33 persen dengan rasio ketergantungan sebesar 44,93. Angka Kelahiran Total (TFR) sebesar 2,25 menunjukkan fertilitas di atas Replacement Level. Angka Kematian Bayi (IMR) terus menurun mencapai 14,83. Provinsi Kalimantan Barat akan memasuki fase ageing population dengan persentase penduduk lanjut usia sebesar 9,88 persen.(*/r)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini