-->

Roah Desa Bebatung Jadi Ajang Silaturahmi dan Pelestarian Budaya

Editor: Antonius
Sebarkan:


LANDAK, suaraborneo.id – Tradisi adat Roah di Desa Bebatung, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak berlangsung meriah dan penuh kebersamaan, Minggu (10/5/2026).


Kegiatan tahunan tersebut menjadi momen berkumpulnya keluarga, saudara, serta kerabat dari berbagai daerah.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan digelarnya pawai budaya keliling Desa Bebatung yang diikuti masyarakat setempat. Warga tampak antusias menyaksikan berbagai penampilan budaya yang ditampilkan sepanjang kegiatan berlangsung.

Salah satu warga Bebatung, Lorihom, mengatakan tradisi Roah bukan hanya sekadar acara adat, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar keluarga dan masyarakat.

“Acara Roah ini merupakan momen untuk bertemu keluarga. Kita dapat berkumpul bersama keluarga dan teman-teman di acara ini,” ujarnya.

Ia juga menyebut banyak masyarakat yang datang dan berkumpul di rumah-rumah warga karena suasana acara dibuat untuk dapat dinikmati bersama oleh seluruh masyarakat.

Tradisi Roah sendiri merupakan bentuk rasa syukur masyarakat setelah panen padi dan sebagai ungkapan terima kasih atas berkat yang telah diperoleh.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Mandor R. Reno, Kapolsek Mandor  IPDA Bernadus Didi Kusnadi SH MH, serta Kepala Desa Simpang Kasturi.

Acara Roah di Desa Bebatung, Kecamatan Mandor, berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh nuansa kekeluargaan serta menjadi bagian dari upaya melestarikan adat dan budaya masyarakat setempat.(Anton)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini