-->

SEKRETARIS BNPP RI SERAHKAN BANTUAN BANJIR KE LANDAK, RESPON CEPAT TERHADAP BERITA JALAN PUTUS

Editor: Antonius
Sebarkan:

Foto penyerahan bantuan untuk warga kabupaten Landak 
LANDAK, suaraborneo.id  – Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI Komjen pol Makhruzi Rahman, menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Landak untuk warga terdampak banjir. Penyerahan bantuan yang diterima Wakil Bupati Landak Erani ST MT pada Rabu 14 Januari 2026 di posko siaga di GOR Bujankg Nyangko, ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi yang terjadi di daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Sekretaris BNPP RI menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan perintah dari pimpinan yang melihat berita tentang jalan putus di kawasan perbatasan pada jam 4 pagi. "Saya mewakili beliau untuk mengecek bencana banjir di daerah Landak ini. Awalnya saya kira berita tersebut terkait perbatasan, namun saya datang langsung tanpa menunggu konfirmasi lebih lanjut karena sudah mengetahui kondisi lokasi," ujarnya.

Menurutnya, Kabupaten Landak setiap tahun rata-rata menghadapi banjir hingga lima kali. Meskipun demikian, masyarakat setempat sudah terbiasa dan tidak mengungsi meskipun air mencapai ketinggian atap rumah.

 "Kewajiban pemerintah adalah memberikan bantuan sandang pangan dan lain sebagainya agar mereka tetap bisa bertahan. Kita bersyukur punya masyarakat yang tidak tergantung pada pemerintah, namun pemerintah wajib memberikan dukungan moril dan materiil," jelasnya.

Sebelumnya, rencana kunjungan direncanakan pada hari Sabtu, namun karena tidak bisa datang dengan tangan kosong, ia segera mengumpulkan pihak terkait untuk menyusun bantuan. "Bantuan ini berasal dari seluruh unsur terkait, termasuk para kepala PLBS se-Indonesia. Kami juga telah memberikan bantuan serupa di daerah terdampak banjir lainnya seperti Aceh," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Landak Erani ST MT mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia menyampaikan bahwa Pemda Landak telah menyiapkan posko siaga darurat untuk mengantisipasi kemungkinan bencana yang lebih besar. "Kondisi banjir saat ini sudah membaik dan air mulai surut, namun kami tetap waspada untuk satu hingga dua bulan ke depan," ujarnya.

Ia juga mengajukan beberapa permohonan bantuan, antara lain dukungan peralatan penunjang penanggulangan bencana, serta bantuan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir seperti jembatan, drainase, dan fasilitas pendidikan yang tergenang. "Meskipun banjir tahun ini tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya, kami sangat menghargai perhatian yang diberikan sehingga merasa diperhatikan dan diingat," pungkasnya.(Anton)



Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini