![]() |
| Kondisi banjir dan permukiman warga yang terdampak di kecamatan Nanga Taman. (foto:netizen/ist) |
Salah satunya di Kecamatan Nanga Taman, Desa Nanga Taman Dusun Tanjung Jalan Pasar Laut air sudah masuk rumah warga.
Maryati, salah satu warga Jalan Pasar Laut mengatakan, air mulau masuk rumah sejak jam 6.00 Wib tadi pagi sampai saat ini.
"Air masuk rumah sejak jam 6.00 Wib tadi dan sekarang tinggi air sudah diatas lutus orang dewasa atau kurang lebih 60 Cm," kata Maryati saat dikonfirmasi Suaraborneo.id. Kamis (8/1/26) pagi.
Menanggapi banyaknya permukiman warga di kampung yang terdampak banjir, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sekadau dari Partai Hanura, Paulus Subarno berharap ada perhatian dari pihak pemerintah daerah khususnya dinas terkait agar secepatnya menangani banjir tersebut karena ada beberapa desa dan dusun di kecamatan Nanga Taman yang terdampak.
Selain itu, Paulus Subarno juga mendapat informasi dari warga bahwa jembatan kayu di Dusun Sarik Desa Nanga Mongko Kecamatan Nanga Taman putus diterjang banjir, Kamis (8/1/2026).
Akibatnya arus transportasi masyarakat terhambat, karena jembatan itu merupakan penghubung antar kampung. Ia meminta pemerintah daerah agar segera menindaklanjuti.
"Saya berharap ada perhatian dan tindakan cepat dari pemerintah daerah terkait banjir dan jembatan yang putus tersebut," ungkap Legislator Hanura Sekadau ini. (red)
