![]() |
Bupati Sanggau, Yohanes Ontot aat diwawanara awak media. (Foto:tk) |
“Kenaikan pajak ini sangat tidak efektif. Kalau pajak dinaikkan, masyarakat justru enggan membayar,” ujar Ontot saat ditemui awak media, Kamis (28/8/2025).
Ia menekankan bahwa kebijakan fiskal di daerah harus mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat. Apalagi saat ini, daya beli masyarakat tengah mengalami tekanan akibat perlambatan ekonomi nasional. Jika PBB dinaikkan, hal itu dikhawatirkan akan menimbulkan penolakan publik.
“Contohnya, di beberapa daerah justru terjadi kontradiksi antara kebijakan kenaikan PBB dengan keinginan rakyat. Hal seperti itu jangan sampai terjadi di Sanggau,” tambahnya.
Sebagai gantinya, Pemkab Sanggau akan memaksimalkan strategi lain dalam meningkatkan PAD. Ontot menyebut salah satu langkah yang ditempuh adalah optimalisasi aset daerah yang berpotensi menghasilkan penerimaan bagi kas daerah.
“Pemerintah akan menjalin kerja sama dengan pihak swasta dalam pengelolaan aset. Jangan sampai aset-aset pemerintah yang berpotensi justru terbengkalai dan tidak memberikan manfaat,” tegasnya.
Ontot menegaskan, Pemkab Sanggau berkomitmen untuk terus mencari sumber pendapatan yang berkelanjutan tanpa harus membebani masyarakat dengan kenaikan pajak. Menurutnya, pengelolaan aset yang tepat akan menjadi salah satu kunci memperkuat PAD, sekaligus mendukung pembangunan daerah. (tk)