![]() |
Ilustrasi digigit anjing rabies. (Foto:int) |
Sekretaris Satgas KLB Rabies, Budi Darmawan, mengatakan program vaksinasi dimulai pada Senin (25/8/2025). Dari jumlah yang ada, sebagian besar sudah mulai didistribusikan ke daerah dengan tingkat ancaman rabies yang cukup tinggi.
“Kita siapkan 18 ribu vaksin untuk hewan. Datangnya secara bertahap, rencananya besok datang 9 ribu lagi,” ujar Budi.
Satgas KLB juga menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan vaksinasi langsung ke rumah warga. Budi mengimbau masyarakat yang memiliki hewan peliharaan, seperti anjing dan kucing, agar segera membawa hewan mereka untuk divaksinasi melalui petugas kesehatan hewan di desa atau kelurahan masing-masing.
“Petugas kami siap melayani vaksinasi. Kami pastikan vaksin ini gratis, tidak dipungut biaya,” tegasnya.
Selain itu, Budi juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada. Apabila terjadi serangan hewan penular rabies, warga diminta segera melapor ke petugas kesehatan maupun Puskesmas setempat agar bisa segera mendapatkan penanganan medis.
Pemerintah daerah berharap langkah cepat ini dapat memutus mata rantai penularan rabies sekaligus memberikan perlindungan bagi masyarakat maupun hewan peliharaan. (tk)