Kemenag Kalbar dan Yayasan Mujahidin Gelar Perayaan Maulid Nabi

Editor: Redaksi

peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 

PONTIANAK, suaraborneo.id – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat bersama Yayasan Masjid Raya Mujiahidin Pontianak, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabi’ul Awwal tahun 1442 Hijriah, Jumat (30/10/2020)


Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Raya Mujahidin Pontianak dengan dihadiri ribuan jammah usai salat Jumat dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat guna mencegah penyebaran Covid-19.


Adapun tema Maulid Nabi Muhammad SAW ini yakni “Spirit Maulid Nabi Mauhammad Dalam Menjunjung Tinggi Nilai-Nilai Kemanusiaan,” dengan menghadirkan seorang penceramah Da’i asal Kalimantan Selatan yang juga Hakim Pengadilan Agama Pontianak Ustadz Tamimudari.


Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Ridwansyah mengatakan, meski ditengah pandemi Covid-19 ini, namun kegiatan hari besar keagamaan harus tetap dilakukan dengan menyesuaikan kondisi saat ini yakni dengan menerapkan 3 M.


“Di era darurat Covid-19 seperti ini tentu kegiatan peringatan hari besar ini mampu menyesuaikan dengan kondisi darurat Covid seperti ini. Jadi memang momen hari besar seperti inikan diiringi dengan berbagai macam kegiatan-kegiatan pawai dan sebagainya, mungkin kita menyesuaikan dengan mengedepankan protokol kesehatan secara ketet 3 M itu, menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,” ujar Kakanwil Kemenag Kalbar, Ridwansyah.


Hal ini menurut Ridwansyah perlu dipahami oleh panitia, jadi bukan berarti juga kegiatan-kegiatan hari besar keagamaan itu ditiadakan, tapi mampu menyesuaikan dengan kondisi Covid yang saat ini kita rasakan.


Ia juga berharap, melalui Maulid Nabi ini mampu untuk meningkatkan Ukhuah Islamiah dan silaturahmi antar sesama. Terlebih dimomen Hari Lahir Nabi Besar Muhammad SAW, semoga Tauladan Nabi Muhammad dapat diterapkan dalam kehidupan umat Islam saat ini.


“Mudah-mudahan dengan peringatan ini, paling tidak kita bisa memberikan pencerahan dan bisa juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat paling tidak semangat dan silaturahmi ini semakin terus kita pupuk. Apalagi peringatan hari besar keagamaan ini yaitu peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini sesuai dengan tema kita adalah memberikan Spirit Maulid Nabi Muhammad Dalam Menjunjung Tinggi Nilai-Nilai Kemanusiaan,” pungkasnya.


Maulid Nabi Muhammad SAW ini menerapkan protokol kesehatan secara ketat, dimana semua peserta diwajibkan mengunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak duduk serta pengecekan suhu tubuh. Hal ini semata-mata untuk mendukung pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 di Kalimantan Barat.(TS).

Share:
Komentar

Berita Terkini