229 Siswa SMPK St. Gabriel Sekadau Terima Raport, Semua Naik Kelas

Editor: Redaksi
Gregorius Rigen (kiri) 
SEKADAU, suaraborneo.id - Kepala SMPK Santo Gabriel Sekadau, Gregorius Rigen menerangkan bahwa mulai kemarin, Jumat tanggal 19 Juni hingga 20 Juni 2020 telah melaksanakan pembagian Raport kepada siswa-siswi-nya.

Hal tersebut di sampaikan Gregorius Rigen kepada suaraborneo.id saat ditemui di ruangan kantornya, Sabtu (20/6) siang.

"Kemarin jami bagikan kepada anak-anak kelas 8 dan kelas 9. Untuk hari ini kami bagikan kepada kelas 7 dan kelas 8," kata Rigen.

Untuk menghindari kerumunan masa, Rigen mengatakan, dari 8 kelas, jadwal pembagian Raport dibagi beberapa kelas dengan jam yang berbeda. 

"Protokol kesehatan tetap kita lakukan dengan mengharuskan para siswa supaya pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Kursi juga kita atur dengan jarak 2 meter per orang pada saat antrian pembagian raport," jelasnya. 

Rigen menjelaskan, dari 8 kelas yang ada di SMPK Santo Gabriel, yang naik dari kelas 7 ke kelas 8 ada 125 siswa, yang naik dari kelas 8 ke kelas 9 ada 104 siswa. Dengan total 229 siswa. 

"Semunya naik, tidak ada kendala, karna mereka memang memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh sekolah untuk naik kelas," jelas Rigen. 

Sebelumnya kata dia, pada hari Kamis lalu juga dilakukan video conference dengan siswa-siswi, pengumuman anak-anak berprestasi paralel dan berprestasi di kelas, termasuk juga mengumumkan siswa teladan yang memang program SMPK St. Gabriel Sekadau. 

Sebagai Kepala Sekolah Rigen mengimbaun kepada anak-anak yang sudah naik kelas supaya jangan lupa mengucap syukur kepada Tuhan. Kalau keluar rumah, pakai masker, selalu cuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir, jaga jarak sesuai protokol kesehatan. 

Untuk tahun ajaran baru pada tanggal 13 Juli nanti, mengingat dalam situasi pandemi Covid-19, karna di Kabupaten Sekadau belum boleh melakukan tatap muka di kelas, kami dari pihak sekolah sudah merancang bagaimana proses belajar daring dari rumah mulai tahun ajaran baru nanti. 

"Kami juga sudah menyiapkan skenario jadwal untuk anak-anak belajar dari rumah. Itu, kalau situasi belum mengijinkan kita untuk belajar tatap muka. Jika sudah diijinkan oleh pemerintah, kita akan kembali belajar normal seperti biasanya," jelasnya. 

Rigen juga menyampaikan, untuk penerimaan siswa baru yang dibuka dengan 2 gelombang, dengan gelombang I tanggal 11-23 Mei dan gelombang ke II tanggal 15 Juni - 4 Juli 2020. Sampai hari ini kata dia, sudah 116 orang yang sudah mendaftar di SMPK Santo Gabriel Sekadau. (red) 

Editor: Asmuni 

Share:
Komentar

Berita Terkini