-->

Tutup Prayer Gatheting Nasional ,Wagub Krisantus Ajak Perempuan Perkuat Persaudaraan dan Pendidikan Keluarga

Editor: Redaksi
Sebarkan:

Penutupan Prayer Gathering Nasional ke-V Tahun 2026 oleh Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan di Pontianak, Jumat (9/10/2026) _ [adpim]
PONTIANAK,suaraborneo – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, resmi menutup Prayer Gathering Nasional ke-V Tahun 2026 di Pontianak, Jumat (9/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat kehidupan spiritual, serta mendorong peran perempuan dalam membangun keluarga dan masyarakat yang harmonis.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Landak, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Barat atau yang mewakili, serta peserta Jaringan Doa Wanita dari berbagai wilayah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Wagub menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir dari berbagai daerah untuk mengikuti rangkaian kegiatan di Kalimantan Barat. Ia berharap pertemuan nasional ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan berdoa, tetapi juga memperkuat hubungan persaudaraan yang terus terpelihara setelah kegiatan berakhir.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah datang dari berbagai daerah di Indonesia untuk hadir di Kalbar. Walaupun berasal dari daerah yang berbeda, kita dapat berkumpul dalam suasana persaudaraan. Saya berharap kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi pengalaman baik yang dibawa kembali ke daerah masing-masing,” ujarnya.

Wagub juga mengajak para peserta untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama serta menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat. Menurutnya, perbedaan suku, budaya, dan latar belakang hendaknya menjadi kekuatan untuk saling mengenal, menghormati, dan mendukung satu sama lain.

“Kita hidup di tengah masyarakat yang beragam. Karena itu, kita harus saling menghormati, menjaga persaudaraan, dan tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk terpecah belah. Kebersamaan harus terus kita rawat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Krisantus turut menyoroti peran strategis perempuan, khususnya para ibu, dalam membentuk karakter anak dan mempersiapkan generasi penerus bangsa. Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pertama bagi anak untuk mengenal nilai-nilai kebaikan, belajar menghormati orang lain, serta membangun karakter dan tanggung jawab.

“Ibu-ibu memiliki peran yang sangat strategis. Di tangan ibu-ibu, anak-anak pertama kali belajar tentang kehidupan, mengenal kebaikan, membangun karakter, dan memahami bagaimana menghormati orang lain,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pendampingan orang tua sejak dini sangat penting agar anak-anak memperoleh pendidikan, perhatian, dan pembinaan yang memadai dalam menghadapi tantangan masa depan.

Selain pendidikan karakter, Wagub mengingatkan pentingnya pendampingan orang tua dalam penggunaan teknologi digital. Menurutnya, teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperluas wawasan dan menambah pengetahuan, tetapi penggunaannya perlu disertai sikap bijak, terutama di kalangan generasi muda.

“Teknologi ini memiliki banyak manfaat kalau kita menggunakannya secara bijak. Kita bisa belajar berbagai hal, memperoleh informasi, dan menambah pengetahuan. Tetapi kita juga harus mampu membedakan mana informasi yang benar dan mana yang tidak benar,” jelasnya.

Ia mengimbau para orang tua agar turut mengawasi dan mendampingi anak-anak saat menggunakan telepon genggam maupun mengakses informasi di internet, sehingga teknologi dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang positif dan produktif.

“Saya berharap para orang tua memperhatikan penggunaan teknologi oleh anak-anak. Dampingi mereka, ajarkan cara menggunakan teknologi untuk hal-hal yang bermanfaat, dan pastikan mereka tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang salah,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Wagub berharap nilai-nilai spiritual, persaudaraan, dan kepedulian sosial yang dibangun melalui Prayer Gathering Nasional ke-V Tahun 2026 dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan terus berkontribusi dalam memperkuat kerukunan, membangun keluarga yang harmonis, serta menyiapkan generasi penerus yang berkarakter dan bertanggung jawab. (r/*)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini