LANDAK, Suaraborneo.id – PT FBR bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Mandor menggelar aksi sosial pembagian masker kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menyebabkan kabut asap di wilayah Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak.
Kegiatan bertajuk “PT FBR Peduli Asap Karhutla” tersebut dilaksanakan pada Senin (28/9/2026), mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan dipusatkan di depan Kantor PT FBR, Desa Kayu Ara, Kecamatan Mandor, Jalan Raya Pontianak-Ngabang, serta dilanjutkan dengan pembagian masker di SDN 06 Kayu Ara.
Kegiatan tersebut melibatkan jajaran Forkopimcam Mandor, Polsek Mandor, Koramil Mandor, Puskesmas Mandor, Pemerintah Kecamatan Mandor, Pemerintah Desa Kayu Ara serta pihak PT FBR.
Perwakilan PT FBR, Mastoto, SH, mengatakan pihak perusahaan berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah kecamatan, TNI, Polri serta pihak terkait dalam membantu masyarakat menghadapi dampak Karhutla.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara pihak perusahaan, pemerintah, TNI dan Polri dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap akibat Karhutla,” ujarnya.
Kegiatan diawali dengan apel konsolidasi sebelum dilanjutkan dengan pembagian masker kepada masyarakat dan pengguna jalan.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didi Kusnadi, Danramil Mandor yang diwakili Serda Sudirman, perwakilan PT FBR Mastoto, Kepala Dusun Pempadang Beni yang mewakili Kepala Desa Kayu Ara, anggota Polsek Mandor, anggota Koramil Mandor, staf Puskesmas Mandor, staf Kantor Camat Mandor serta staf PT FBR turut terlibat.
Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didi Kusnadi, SH., MH., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menyikapi kondisi kabut asap yang semakin tebal di wilayah Kecamatan Mandor.
“Kegiatan ini merupakan inisiatif Forkopimcam Mandor bekerja sama dengan PT FBR sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, mengingat kabut asap sudah cukup tebal menyelimuti wilayah Kecamatan Mandor,” kata Bernadus.
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari pihak Puskesmas Mandor, sudah terdapat warga yang datang berobat dengan keluhan atau gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Karena itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melakukan aktivitas di luar rumah.
Dalam kegiatan tersebut, petugas membagikan masker kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di wilayah Kecamatan Mandor. Sasaran pembagian masker meliputi pengendara roda dua, roda empat maupun kendaraan lainnya serta masyarakat yang melakukan aktivitas di luar rumah.
Selain pembagian masker, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar menggunakan masker sebagai salah satu langkah perlindungan dari paparan asap.
Bernadus mengatakan, pembagian masker merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan secara bersama-sama untuk mengurangi risiko masyarakat terpapar asap Karhutla.
“Upaya seperti ini perlu terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan organisasi kemasyarakatan, sehingga imbauan penggunaan masker dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan yang dapat memperparah kondisi kabut asap.
Kegiatan pembagian masker berakhir sekitar pukul 11.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, kondusif dan terkendali.
Forkopimcam Mandor bersama PT FBR berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan Karhutla di wilayah Kecamatan Mandor.(Anton).


