Sekadau Kalbar, Suaraborneo.id – Kepala Bapperida Kabupaten Sekadau, Teresia Lili, mewakili Bupati Sekadau Aron menghadiri pembukaan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) Kabupaten Sekadau tahun 2026. Kegiatan dilaksanakan di Rumah Betang Youth Center Sekadau. Selasa (22/9/2026).
Pembukaan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) Kabupaten Sekadau tahun 2026. (Foto:yt)
Kegiatan mengusung tema “Yesus Guru yang Penuh Kuasa” akan berlangsung selama lima hari hingga 26 September 2026 dan dirangkaikan dengan berbagai kegiatan serta perlombaan yang melibatkan umat Katolik di Kabupaten Sekadau.
Ketua Panitia BKSN Kabupaten Sekadau 2026, Sutami, mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi umat Katolik untuk semakin mendalami Kitab Suci dan menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap BKSN dapat mendorong umat untuk meningkatkan semangat membaca dan memahami Alkitab, memperkuat iman, memperdalam ajaran Gereja, serta membangun komunitas iman yang semakin kuat.
“Tujuannya membangkitkan semangat membaca dan memahami Alkitab, memperkuat iman, memperdalam ajaran Gereja, serta membangun komunitas iman yang lebih kuat,” ujarnya.
Pastor Paroki Santo Petrus dan Paulus Sekadau, Pastor Martinus, CP, turut mengapresiasi antusiasme umat yang mengikuti pembukaan BKSN. Ia berharap kecintaan terhadap Kitab Suci tidak hanya tumbuh selama rangkaian kegiatan, tetapi dapat menjadi bagian dari kehidupan umat sehari-hari.
Hal tersebut juga menjadi perhatian Uskup Keuskupan Sanggau, Mgr. Valentinus Saeng, CP. Ia mengingatkan agar BKSN tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan, melainkan menjadi momentum bagi umat untuk semakin mencintai dan menghidupi firman Tuhan.
Selain memperkuat kehidupan iman, umat juga diajak untuk mewujudkan kasih melalui kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. Salah satunya dengan menjaga lingkungan serta menghindari pembakaran lahan secara sembarangan.
Kepala Bapperida Kabupaten Sekadau, Teresia Lili menyampaikan dukungan Pemerintah Kabupaten Sekadau terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan yang dinilai turut berperan dalam mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Pemerintah daerah senantiasa mendukung kegiatan keagamaan karena menjadi bagian penting dalam membangun kebersamaan dan kehidupan masyarakat yang harmonis,” katanya.
Ia juga berharap pelaksanaan BKSN tahun ini dapat menjadi momentum bagi umat untuk semakin memperdalam iman, memahami nilai-nilai Kitab Suci, serta menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat.
“Harapannya kegiatan ini dapat semakin memperkuat iman umat, meningkatkan kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama, sehingga kehidupan masyarakat di Kabupaten Sekadau tetap harmonis,” pungkasnya. (Tim)