![]() |
| Acara ritual adat " Tolak; Bala di taman kota intan Landak. |
LANDAK, Suaraborneo.id – Dalam upaya memohon keselamatan dan menjaga ketentraman wilayah, Panitia Acara Adat Keselamatan “Tolak Bala” menggelar ritual adat di kawasan Taman Kota Intan Ngabang, Jumat (10/4/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan surat undangan resmi bernomor 001/PAN/TB/NGB/2026, yang diinisiasi oleh masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan adat, lingkungan, serta keharmonisan hidup di Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.
Ritual adat tersebut dapat terlaksana berkat partisipasi berbagai tokoh dan instansi terkait yang turut mendukung jalannya kegiatan.
Hadir dalam kegiatan ini sejumlah unsur penting, di antaranya aparat penegak hukum seperti perwakilan Kapolres Landak, Waka Polsek Ngabang, dan Danramil Ngabang, perwakilan pemerintah desa yakni Pj. Kepala Desa Hilir Kantor, tokoh adat seperti Ketua DAD Kecamatan Ngabang dan Timanggong Binua Pantu, serta keluarga korban yang turut ambil bagian dalam prosesi adat.
Ketua Panitia, Brian Paskalis Dilen, S.Pd, menyampaikan bahwa ritual “Tolak Bala” memiliki nilai spiritual dan sosial yang sangat penting bagi masyarakat.
“Ritual ‘Tolak Bala’ merupakan tradisi turun-temurun yang bertujuan untuk menjauhkan marabahaya, menetralisir energi negatif, serta memohon perlindungan kepada Sang Pencipta agar seluruh warga Ngabang senantiasa dalam keadaan aman dan sejahtera,” ujar Brian Paskalis yang juga sebagai camat Ngabang.
Lebih lanjut, kegiatan ini juga ditembuskan kepada Bupati Landak dan Sekretaris Daerah Kabupaten Landak sebagai bentuk koordinasi dengan pemerintah daerah.
Melalui pelaksanaan ritual ini, masyarakat berharap terciptanya situasi yang aman, damai, dan penuh keberkahan di wilayah Ngabang dan sekitarnya.(Anton)

