![]() |
| Bupati Landak bersama wakil gubenur saat di wawancara usai acara Musrembang (foto Antonius) |
Acara ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat , Bupati Landak , anggota DPRD provinsi dan kabupaten, organisasi perangkat daerah (OPD), serta para camat se-Kabupaten Landak.
Usai kegiatan, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk menggali aspirasi masyarakat sekaligus menyusun perencanaan pembangunan berdasarkan skala prioritas.
“Musrenbang ini dilaksanakan oleh Kabupaten Landak dan seluruh wilayah di Kalimantan Barat dalam rangka menggali aspirasi serta menyusun perencanaan pembangunan sesuai dengan prioritas. Kami berharap usulan yang dihasilkan benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat luas, terutama di sektor infrastruktur,” ujarnya.
Namun demikian, ia mengakui bahwa kondisi saat ini masih jauh dari sempurna. Hal tersebut disebabkan oleh adanya pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) serta kebijakan efisiensi anggaran yang terjadi secara nasional.
“Dengan anggaran yang tersedia, kita harapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal dan tepat sasaran,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa, menyampaikan hal yang sama dengan pernyataan Wakil Gubernur terkait kondisi anggaran yang mengalami efisiensi cukup besar. Ia menegaskan bahwa situasi tersebut membuat penentuan skala prioritas menjadi sangat krusial.
“Dalam kondisi seperti sekarang, kita harus benar-benar menentukan mana yang paling penting di antara yang penting. Semua usulan itu penting, namun tidak semuanya bisa kita akomodir,” ungkapnya.
Karolin juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah tidak dapat memenuhi seluruh aspirasi yang masuk. Meski demikian, ia memastikan bahwa forum Musrenbang akan dimanfaatkan secara optimal untuk menetapkan program-program prioritas yang paling mendesak.
Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Landak berharap dapat merumuskan kebijakan pembangunan yang efektif, tepat sasaran, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan anggaran yang ada.(Anton)
