-->

Lepas Jamaah Calon Haji KBIHU Muhammadiyah Kalbar, Sekda Harisson Mengingatkan Jaga Kemurnian Niat

Editor: Redaksi
Sebarkan:

Silaturahmi Idul Fitri 1447 H sekaligus melepas secara resmi Jamaah calon haji yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) Muhammadiyah Kalimantan Barat tahun 1447 H/2026. (Foto:adpim)
PONTIANAK, suaraborneo – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes.,mengingatkan kepada para jamaah calon haji yang akan segera berangkat, agar para jamaah senantiasa menjaga kemurnian niat.

"Kepada bapak dan ibu jamaah calon haji, luruskan niat hanya karena Allah SWT. Jangan jadikan ibadah haji sebagai kebanggaan duniawi, melainkan sebuah perjalanan spiritual menuju ridha-Nya. Semoga menjadi haji yang mabrur," pesannya saat menghadiri silaturahmi Idul Fitri 1447 H sekaligus melepas secara resmi Jamaah Calon Haji yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) Muhammadiyah Kalimantan Barat tahun 1447 H/2026. Kegiatan dilaksanakan di Auditorium Universitas Muhammadiyah Pontianak, Minggu (5/4/2026).

Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Penasehat Presiden Bidang Haji, Prof. Dr. H. Muhadjir Effendi, M.AP., beserta jajaran pengurus Wilayah Muhammadiyah Kalbar, dan ratusan jamaah calon haji.

Dalam sambutannya, Harisson menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran Prof. Muhadjir Effendi di Bumi Khatulistiwa. 

Menurutnya, kehadiran Penasehat Presiden tersebut merupakan kehormatan besar sekaligus penyemangat bagi umat Islam di Kalimantan Barat, khususnya keluarga besar Muhammadiyah.

"Silaturahmi ini adalah momentum untuk mempererat kebersamaan dalam membangun umat dan bangsa. Idulfitri mengajarkan kita kembali kepada kesucian, menata hati, dan memperkuat komitmen kita kepada Allah SWT," ujarnya.

Harisson juga menegaskan bahwa PW Muhammadiyah Kalimantan Barat merupakan mitra strategis pemerintah daerah, dalam sektor pendidikan, dakwah, dan pelayanan sosial. Kontribusi KBIHU Muhammadiyah dalam membimbing jamaah secara spiritual dan fisik dinilai sangat krusial dalam memastikan kesiapan jamaah menghadapi ibadah haji.

Terkait pelaksanaan haji tahun 1447 Hijriah/2026, Harisson memaparkan adanya sejumlah kebijakan baru dari Pemerintah Arab Saudi dan Kementerian Agama RI. Fokus utama tahun ini adalah digitalisasi layanan yang mencakup, Sistem Visa Elektronik yang Mempermudah proses administrasi. Manajemen Transportasi, Pengaturan mobilitas jamaah yang lebih tertata di tanah suci. Pemeriksaan Kesehatan Ketat serta Layanan medis yang ditingkatkan untuk menjamin keamanan jamaah selama beribadah.

"Mari kita sambut kebijakan ini dengan kesiapan dan kesabaran. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat siap mendukung koordinasi dengan KBIHU Muhammadiyah agar jamaah haji kita memperoleh pembinaan dan pelayanan terbaik," tambahnya. (r/*)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini