-->

Donata Dirasig: Dari Keluarga yang Kuat Lahir Generasi Tangguh Berintegritas

Editor: Redaksi
Sebarkan:

02 Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini berlangsung di Rumah Dinas Wakil Gubernur Kalimantan Barat. (Foto:adpim)
PONTIANAK, suaraborneo – Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Donata Dirasig, S.H., M.H.,  membuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-102 Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Jumat (24/4/2026).

Momentum ini menjadi sarana refleksi sekaligus penguatan peran perempuan dalam membangun karakter keluarga sebagai fondasi utama masyarakat. Dalam sambutannya, Donata menegaskan bahwa keluarga merupakan titik awal pembentukan nilai, moral, dan kualitas generasi bangsa.

“Perempuan, khususnya para ibu, memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak. Dari keluarga yang kuat akan lahir generasi yang tangguh dan berintegritas,” ujarnya.

Ia menambahkan, peringatan HUT ke-102 WKRI yang bertepatan dengan semangat Hari Kartini harus dimaknai sebagai dorongan untuk terus memperkuat kontribusi perempuan, baik di ruang publik maupun dalam lingkup keluarga.

“Semangat Kartini harus kita hadirkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mendidik anak-anak dengan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Inilah esensi pembinaan karakter keluarga yang menjadi fokus TP PKK,” lanjutnya.

Sebagai Penasehat Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) DPD Kalimantan Barat, Donata juga mengapresiasi peran aktif WKRI dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan. Menurutnya, organisasi perempuan memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“WKRI telah menunjukkan komitmen nyata dalam memberdayakan perempuan serta memperkuat nilai-nilai kekeluargaan. Hal ini sejalan dengan program PKK dalam mewujudkan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkarakter,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Presidium DPD WKRI Kalimantan Barat, Agnes Wahyurini Widiastuti, menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-102 WKRI tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat semangat pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Perayaan ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan perempuan agar semakin berdaya dan mandiri,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menghidupkan semangat Kartini sebagai inspirasi dalam menghadapi dinamika zaman.

“Kami ingin perempuan WKRI menjadi teladan, baik dalam keluarga maupun di tengah masyarakat, serta terus meningkatkan kualitas diri untuk memberikan manfaat yang lebih luas,” tambahnya.

Lebih lanjut, Agnes menegaskan bahwa sinergi antara WKRI, TP PKK, dan berbagai organisasi perempuan menjadi kunci dalam memperkuat pembangunan berbasis keluarga.

“Kolaborasi adalah kekuatan. Dengan sinergi, kita dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan menghadirkan dampak yang lebih besar,” tegasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh pengurus WKRI, anggota TP PKK, serta berbagai elemen perempuan di Kalimantan Barat. Rangkaian acara diisi dengan kegiatan yang mencerminkan semangat kebersamaan, pemberdayaan, serta penghargaan terhadap perjuangan perempuan Indonesia.

Peringatan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam membangun keluarga yang berkarakter sebagai fondasi menuju masyarakat Kalimantan Barat yang maju dan berdaya saing. (r/*)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini