-->

Berorkes Ria Bersama Orkes Bahagia di Panggung Hiburan Naik Dango

Editor: Antonius
Sebarkan:

Orkes Bahagia sukses membuat ribuan penonton panggung hiburan Naik Dango berjoget.

Pontianak, suaraborneo- Ribuan masyarakat memadati panggung hiburan perhelatan Naik Dango, di halaman Rumah Radakng, Kamis malam. Penampilan Orkes Bahagia di malam itu mampu membuat penonton yang hadir bergembira dan berjoget bersama.

Di zaman sekarang sudah tak banyak pemuda yang memainkan musik bergenre orkes. Paling diingat dalam perjalanan musik Indonesia, genre orkes sempat tenar di tahun 80 dan 90 an. Dua pentolan grup orkes yang hits pada zaman itu adalah Pancaran Sinar Petromak dan Pengantar Minum Racun (PMR) bersama Johny Iskandar.

Kamis malam, Grup Musik Orkes Bahagia (OB) mengajak ribuan penonton yang berada di halaman Rumah Radakng berjoget ria. Khas musik orkes dengan genre merakyat betul-betul mampu menghidupkan suasana panggung hiburan acara Naik Dango.

Terlebih ketika lagu Judul-judulan dimainkan OB. Penonton secara natural diajak berjoget bersama. Sambil bernyanyi melantunkan lirik-lirik yang merakyat dan melekat di kepala, ribuan masyarakat berorkes ria. Tidak itu saja, OB juga membawakan salah satu lagu khas dayak Patamuan Dara Basule dan Sagalas featuring Freasela dengan aransemen yang dibalut orkes. Kontan penonton terhibur dan ikut bernyanyi bersama.

Usai manggung, salah satu pentolan OB, Hery Lolo sangat senang dengan keseruan acara hiburan Naik Dango tahun ini. Dia tak menyangka, penonton turut berjoget dan bernyanyi bersama dengan OB. Jumlahnya ramai pula. Ribuan orang.

Musik orkes sendiri kata dia, sudah tak banyak yang memainkannya. OB berdiri dengan membawakan musik orkes juga sebagai upaya agar musik orkes tidak hilang ditelan zaman. Buktinya di acara ini, para penonton bisa berjoget dan bernyanyi bersama. “Ini menjadi bukti jika musik orkes dapat dengan mudah diterima oleh semua kalangan,” katanya.

Visi misi OB sendiri tidak mengharapkan terkenal. Paling penting semua personel bermain dengan bahagia. Dari kebahagiaan tiap pemain diharap juga bisa menularkan kepada yang menonton. Kalau soal panggung, OB tidak pernah memilih-milih mau bermain di mana. Mau panggung besar, sampai main di pos kamling pun dijaban. “Tujuannya kan satu. Buat orang bahagia dengan musik kami. Kalau soal rezeki itu belakangan,” ujarnya.

Ke depan OB juga tengah menggarap beberapa lagu orkes. Dari benang merahnya, musik OB memang membuat lirik-lirik ringan. Inspirasinya kebanyakan dari persoalan sosial di masyarakat. Dengan lirik ringan itu diharapkan pendengar bisa terhibur.(*/r)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini