Tatap Muka Para Tokoh di Sekadau: Wujudkan Sekadau yang Aman dan Kondusif

Editor: Redaksi
Sebarkan:

Acara Tatap Muka Bersama Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau. Foto:ist
Sekadau, Kalbar||Suara Borneo - Kapolres Sekadau menggelar acara Tatap Muka Bersama Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau, bertempat di salah satu Warkop di komplek Pasar Baru Jalan Panglima Naga, Sekadau Hilir. Sabtu (15/6/2024).

“Tadi pertemuan dengan tokoh-tokoh masyarakat maupun pemerintah daerah, ini adalah kegiatan rutin yang kita laksanakan di Kabupaten Sekadau untuk diskusi, sharing menyangkut situasi khususnya masalah-masalah yang terjadi di masyarakat. Kemudian terkait juga dengan kerukunan antar umat beragama dan untuk meningkatkan sinergitas antara masyarakat dengan pemerintah daerah,” kata Kapolres Sekadau, AKBP I Nyoman Sudama, kepada Suaraborneo.id usai kegiatan.

Saat di wawancara para Awak Media, Kapolres Sekadau juga menyoroti terkait keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mana pasca Pemilu Legislatif (Pileg) beberapa waktu lalu ada salah satu partai di kabupaten Sekadau yang mengajukan permohonan ke MK.

”Tadi juga kami sudah membicarakan bersama tokoh masyarakat dan pemerintah daerah, intinya kita mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Apapun hasilnya bahwa kerukunan, persatuan dan persaudaraan itu adalah hal yang utama, kita percayakan semua mekhanisme kepada penyelenggara pemilu. Jadi kita berharap agar masyarakat tetap tenang, tidak terpengaruh oleh isu-isu yang bisa memecah belah maupun memprovokasi masing-masing pihak,” pesan Kapolres AKBP I Nyoman Sudama.

Sementara itu, Raja Sekadau, Gusti Muhammad Effendi Sri Negara II, mengatakan harus selalu ada silaturahmi antara para tokoh masyarakat maka di Kabupaten Sekadau akan selalu kondusif.

“Terkait gugatan dan pasca putusan MK, saya mengimbau agar masing-masing caleg, mari kita selesaikan dengan kepala dingin karena bagaimana pun kita semua saudara, persaduraan harus ditegakkan dan kita jaga, sekadau aman sekadau akan menjadi makmur,” pesan Raja Sekadau.

Mewakili pemerintah daerah Kabupaten Sekadau, Sapto Utomo, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mengatakan bahwa dari awal pembicaraan di acara Tatap Muka dan Coffee Morning sudah membicarakan bahwa ingin Kabupaten Sekadau ingin kedamaian.

“Kami mewakili pemerintah daerah yang secara konsepnya adalah Kesbangpol, secara totalitas kita sudah sepakat dan kita serahkan segalanya kepada penyelenggara,” kata Sapto Utomo.

Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sekadau, Jefray Raja Tugam yang didampingi Sekretarsi DAD Isbianto, juga menyoroti terkait putusan MK. Selaku Ketua DAD Kabupaten Sekadau Jefray mengimbau kepada masyarakat agar mengikuti proses pasca putusan MK tersebut.

Jefray mengatakan, beberapa bulan lalu setelah pileg, dari sekadau ada juga pemohon terkait dengan suara yaitu dari partai Hanura yang memohon kepada MK terhadap KPU. Oleh MK lanjut dia, telah diputuskan agar dilakukan penyandingan mengenai suara pemohon berdasarkan dokumen C hasil yang memuat tally dan C Hasil Salinan.

Mari kita ikuti semua proses pasca keputusan Mahkamah Konstitusi,” ajak Jefray yang juga anggota DPRD Kabupaten Sekadau dari Fraksi partai Demokrat

“Karena ini keputusan Nasional kita berharap dan tidak perlu resah kita harus tertib mengikuti, apa pun nanti hasilnya kita terima. Kepada pihak yang bersengketa terutama kepada pemohon kita berharap tidak ada pengerahan massa supaya proses penghitungan penyandingan suara nanti benar-benar dilksanakan dengan jujur dan adil untuk kedua pihak,” ujarnya

“Kita juga berharap kepada KPU sebagai pihak penyelenggara agar benar-benar menjadi wasit yang adil supaya apapun hasilnya nanti itulah yang dipakai,” harap Jefray Raja Tugam. [as]

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini