PU Fraksi PDI Perjuangan terhadap RPJPD Kabupaten Sekadau Tahun 2025-2045

Editor: yati
Sebarkan:

Juru bicara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ari Kurniawan Wiro. (Foto:yt)
Sekadau kalbar, Suaraborneo.id - DPRD Kabupaten Sekadau menggelar Rapat Paripurna ke-7 masa persidangan ke-2 DPRD Kabupaten Sekadau tahun 2024 dengan agenda Pandangan Umum Fraksi-fraksi (PU Fraksi) DPRD terhadap Nota Pengantar Bupati Sekadau atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Sekadau tahun 2025-2045. Kegiatan dilaksanakan di ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sekadau. Rabu (12/6/2024).

Rapat dipimpin oleh wakil ketua 1 DPRD Kabupaten Sekadau, Handi didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Sekadau, Radius Effendy, wakil ketua 2, Zainal dan 21 anggota DPRD lainnya. Hadir pula Plt. Sekretaris DPRD (Sekwan), Eko Sulistyo dihadiri oleh Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau, Hironimus, Forkopimda, Kepala SKPD serta undangan.

Juru bicara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ari Kurniawan Wiro, mengatakan RPJPD merupakan dokumen perencanaan yang sangat strategis dan penting berdasarkan amanat dan peraturan perundang-undangan yang berlaku bahwa, untuk mengarahkan pembangunan dalam waktu jangka panjang, dalam rentang 10-20 tahun.

"Dalam melihat arah pembangunan kedepan, kami dari Fraksi PDI Perjuangan ingin menekankan pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh Kabupaten Sekadau," ujarnya.

"Kita percaya bahwa setiap warga negara, tanpa terkecuali, berhak mendapatkan akses yang sama terhadap layanan publik yang berkualitas. Oleh karena itu, kami mendorong agar setiap program pembangunan yang diusulkan tidak hanya fokus pada perkotaan, tetapi juga memperhatikan kebutuhan masyarakat di pedesaan. Selain itu, kami juga menaruh perhatian besar pada upaya pengentasan kemiskinan. Pembangunan yang kita rencanakan harus mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat, dengan memberikan peluang dan akses yang sama bagi semua," tambahnya.

Legislator Partai PDI Perjuangan ini juga mengatakan, Fraksi PDI Perjuangan memiliki beberapa catatan dan usulan yang ingin disampaikan dalam rangka memperkuat dan memperbaiki (RPJPD) untuk periode 2025-2045.

Yang pertama, menyoroti kebutuhan akan lebih banyak Program yang mendukung pengembangan ekonomi Masyarakat lokal. Dalam hal ini Fraksi PDI Perjuangan menekankan pentingnya Memperkuat sektor pertanian, koperasi, dan industri Kecil dan menengah sebagai tulang punggung ekonomi Daerah?.

Kedua, mengusulkan peningkatan fokus pada Pengembangan infrastruktur dasar di pedesaan. Ketersediaan akses transportasi, air bersih, dan listrik Masih menjadi tantangan serius bagi sebagian besar masyarakat pedesaan. Fraksi PDI Perjuangan berharap RPJPD dapat memberikan solusi yang komprehensif untuk masalah ini.

Ketiga, Fraksi PDI Perjuangan mendorong untuk lebih memperhatikan isu-isu Lingkungan dan keberlanjutan dalam setiap aspek Pembangunan. Perlindungan sumber daya alam, Pengelolaan limbah, dan mitigasi perubahan iklim harus menjadi prioritas utama dalam RPJPD ini.

"Terakhir, kami mengajak pemerintah kabupaten untuk memastikan bahwa RPJPD ini benar-benar melibatkan partisipasi masyarakat secara menyeluruh. Partisipasi Aktif dari berbagai pihak, termasuk masyarakat lokal, Organisasi non-pemerintah, dan sektor swasta, akan menjadi kunci keberhasilan implementasi RPJPD ini?," pungkasnya. (yt)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini