Bawaslu Rakor Dan Sosialisasi pengawasan partisipatif bersama Disabilitas

Sebarkan:

Kepala kesbangpol Landak memukul gong tanda pembukaan rakor dan sosialisasi
LANDAK, suaraborneo.id - Bawaslu Kabupaten Landak menggelar Rakor dan sosialisasi pengawasan partisipatif bersama Disabilitas kabupaten Landak, di aula Hotel Hanura Ngabang, Rabu (29/6/2022). 

Hadir dalam kegiatan ini, ketua Bawaslu Provinsi Ruhermansyah, ketua Bawaslu Kabupaten Landak, ketua anggota KPU Landak, kepala Badan Kesbangpol Landak kepala Dinsos PPPA KB kabupaten Landak serta jajaran staf Bawaslu Kabupaten Landak dan undangan kegiatan. 

Acara dibuka oleh kepala badan kesbangpol Landak Samsul Bahri, mewakili Pj Bupati Landak, dengan ditandai pemukulan gong sebanyak tujuh kali. 

Samsul Bahri dalam sambutannya menyampaikan untuk menjamin agar Pemilu berjalan sesuai dengan ketentuan dan asas pemilu, diperlukan pengawalan setiap tahapan Pemilu. 

" Dalam konteks pengawasan Pemilu di Indonesia pengawasan terhadap proses Pemilu dilambangkan dengan adanya lembaga Badan Pengawas Pemilu di tingkat atas hingga tingkat bawah yang menjadi suatu bentuk pengawasan terlembaga dari suatu organ negara, " ujar Samsul. 

Dikatakannya, adanya partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan Pemilu adalah suatu bentuk dari penggunaan hak warga negara untuk mengawal hak pilihnya. 

" Sesuai dengan tugasnya Bawaslu berdasarkan UU nomor 7 tahun 2017 pasal 102, huruf D. Bawaslu mempunyai tugas meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu, " kata Samsul. 

Ketua Bawaslu Kabupaten Landak Petrus Kasianus, menyampaikan laporan, jumlah peserta yang diundang mengikuti kegiatan ini Disabilitas berjumlah 30 orang, dan dari elemen-elemen lainnya 30 orang, dengan keseluruhan berjumlah 60 orang lebih. 

"Kegiatan ini diharapkan dapat berjalan sesuai rencana dan berjalan lancar, terkait pengawasan Pemilu mendatang, " ujar Petrus. 

Petrus menjelaskan  Rakor dan sosialisasi ini terkait pengawasan partisipatif bersama Disabilitas kabupaten Landak. 

"Tentu masih banyak saudara kita yang belum sempat untuk datang, tetapi akan kita tindaklanjuti. Sesuai dengan tema yang kita buat, yaitu mewujudkan Pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024 yang demokratif, " jelas Petrus. 

Dia menambahkan, tujuan kegiatan ini agar berjalan sesuai dengan tatanan yang sudah disepakati. 

" Jadi kegiatan ini agar kita bisa bersama-sama pada saat pelaksanaan bisa untuk saling mengawasi, " tambah Petrus. (Anton) 




Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini