Sering Mati Lampu di Sekadau, Anggota DPRD Prov Kalbar Berang

Sebarkan:

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat Fraksi PDI Perjuangan, Musa. A 

SEKADAU, suaraborneo.id - Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat dapil Kalbar 6 Sanggau-Sekadau dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Musa. A kesalkan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Sekadau sering padam atau mati lampu. 


"Hari ini mulai dari jam 09.00 Wiba jalur jalan Sanggau dan jalan Rawak mati lampu. Apalagi hari ini umat Kristiani sedang merayakan ibadah Paskah, listrik padam," kata Musa kepada suaraborneo.id via telepon selulernya, Minggu (4/4/2021). 


"Jangan ada kepentingan politik atau sabotase," tambah Musa lagi


Musa juga mengatakan, jalur jalan Sanggau dan jalan Rawak selalu terbelah jadi dua karna tidak menggunakan mesin dalam kota Sekadau 


Musa menilai, pelayanan PLN Cabang Sekadau buruk dan merugikan konsumen. Ia juga meminta agar pihak PLN Wilayah Kalimantan Barat untuk ngecek dan memantau pelayanan PLN Cabang Sekadau. 


"Bila perlu ganti saja Kepala PLN-nya," kesal Musa


Musa menduga PLN tidak serius menjalan program pemerintah agar bisa tersentuh penerangan sampai ke tingat desa, adapun yang terjadi pemasangan jaringan khusus di kabupaten Sekadau terkesan pilih kasih. 


"Contoh, Belitang Hulu hanya 3 desa yang sudah terpasang jaringan listrik, bahkan dalam 3 desa tersebut masih ada beberapa dusun yang belum terpasang seperti dusun Danau desa Kumpang Ilong hanya 2 kilometer dari jalan raya, dusun Ijuk dan desa Tabuk Hulu hanya 4 kilometer dari ibu kota kecamatan Balai Sepuak, sampai saat ini juga belum terpasang sama sekali," bebernya. 


Padahal, kata Musa, salah satu program Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) adalah Listrik Masuk Desa, karna dapat meningkatkan produktivitas ekonomi. 


Dikonfirmasi kepada Kepala PT PLN Cabang Sekadau, Rumio Juliantoro, tidak ada jawaban. (tim) 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini