Bupati Sintang Kunker ke Nanga Tebidah

Sebarkan:


SINTANG, suaraborneo.id - Bupati Sintang, H. Jarot Winarno melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) pertama. Turut mendampingi Bupati pada kunjungan ini Wakil Bupati Sintang Sudiyanto, Ketua DPRD Kabupaten Sintang Florensius Ronny, unsur Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Sintang, beserta Anggota DPRD kabupaten Sintang. Kegiatan pertemuan ini di laksanakan di Aula Kantor Camat Kayan Hulu, Rabu 31 Maret 2021. 

"Hari ini kita melakukan kunjungan kerja ke Nanga Tebidah, kita lengkap dari Wakil Bupati, Ketua DPRD, unsur OPD serta beberapa anggota Dewan untuk mendampingi saya pada hari ini," kata Bupati Sintang, Jarot Winarno mengawali sambutannya. 

"Pada masa saya dan Askiman memimpin Kabupaten Sintang mulai dari tahun 2016, untuk Kayan Hulu ini indeks infrastrukturnya nomor dua dari bawah hanya bisa menang dari kecamatan Ambalau, mengingat pada saat itu konektifitas antara Nanga Mau dan Tebidah cukup sulit di tambah lagi konektivitas antar desa yang ada di Tebidah ini sangat sulit susahnya luar biasa, namun pelan-pelan saya dengan Askiman mulai meningkatkan infrastruktur karena program kita yang pertama yakni, membangun dari pingiran dan mengatasi kegawatdaruratan infrastruktur dasar. Buktinya untuk jalan ke Tanjung Miru saat ini sudah tembus, meskipun ada beberapa jembatan yang belum di kerjakan dan pada tahun ini kita akan kerjakan ruas jalan menuju Tapang Menua. Inilah tujuan membangun dari pingiran. Masih ada ruas jalan yang belum kita kerjakan, seperti ruas jalan dari Nanga Oran menuju Tanjung Miru sudah tembus jembatan kita perbaiki, kemudian Simpang Tanah Goneh menuju Tapang Menua belum tembus. Tahun ini kita alokasikan 1,6 Miliar utamanya untuk meratakan ruas jalan dari Tanah Merah menuju Nanga Masau sehingga jika pada musim kemarau jalan tersebut paling tidak suadah bisa dilalui masyarakat," kata jarot. 

Jarot juga menyampaikan, Kayan Hulu untuk saat ini yang juga penting adalah Lisrtik dan Internet. "Kayan Hulu akan segera kita bangun dan kita pasangkan 29 (BTS) Tower mini jaringan internet untuk menjamin konektivitas telekomunikasi di pedalaman Kayan Hulu ini. Kita akan membangun di 29 desa dan hampir semua desa di Kayan ini mendapatkan tower mini nanti. Di Kayan Hulu ini yang terbesar dari alokasi kita 164 tower mini (BTS) yang kita ajukan dan 29-nya kita pasang di Kayan Hulu," bebernya. 

Jarot mengatakan, pada bulan April akan mulai di survei untuk mencari tanah untuk pembangunan tower mini. "Saya pesan jangan di persulit untuk mencari tanah untuk di sewa dan saya harap perangkat desa bisa mempasilitasi semua keperluan dalam pembangunan tower mini tersebut," pesannya 

Jarot menambahkan, pada saat ini sudah mulai pelelangan lagi untuk sanitasi air bersih di Kayan Hulu. Yang lebih banyak kita alokasikan ke jalur hulu Tebidah, merupakan program pemerintah untuk kesehatan lingkungan yang mampu menurunkan angka stanting di Kecamatan Kayan Hulu. "Kemudian pembangunan yang lain yang masih belum tuntas akan kita tuntaskan dan pelan pelan kita selesaikan. Namun saya mau fokuskan yang di pedalaman untuk pembangunan dengan begitu akan berpengaruh untuk kecamatan Kayan Hulu juga," kata Jarot. 

Yelmanus, Camat Kayan Hulu berterima kasih kepada pemerintah kabupaten Sintang karena Kayan Hulu mendapat perhatian khusus dalam pembangunan. "Khususnya di tingkat kecamatan ada beberapa hal yang akan saya sampikan, Kecamatan Kayan Hulu dengan luas wilayah 930,750 kilometer persegi ini dengan jumlah penduduk 27,902 jiwa terbagi  menjadi 31 desa dan seratus dusun. Kesulitan kita di Kayan Hulu ini memang kondisi perbukitan sehingga sangat sulit di jalur transportasi, karena seperti kita ketahui untuk jalur transportasi warga masih mengadalkan jalur air sehingga biayanya sangat mahal. Dengan adanya pembangunan ruas jalan yang akan di buat tentu ini sangat mempermudah warga masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari hari," ungkap Yelmanus. (hms) 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini