HUT Ke-II, ICDN Kalbar Gelar Seminar

Editor: Redaksi

Seminar ICDN 

PONTIANAK, SB - Memperingati HUT ke II, Ikatan Cendikiawan Dayak Nasional (ICDN) menggelar Seminar yang mengangkat tema "Aktualisasi Identitas dan Eksistensi Kebudayaan Dayak Sebagai Penduduk Asli Borneo", bertempat di Aula Hadari Nawawi, IKIP PGRI Pontianak, Sabtu (13/2/2021).


Hadir membuka pelaksanaan seminar, Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji, S.H., M.Hum, dalam sambutannya mengatakan, pola pikir dari masyarakat adat yang murni akan melahirkan kearifan lokal dan kearifan lokal ini akan bisa memfilter hal-hal dari suatu perkembangan yang modern, pola pikiran yang murni, dia akan bisa bijak mengelola alam.


"Kemurnian budaya kemurnian pola pikir, kemurnian pola pikir dengan alam, dan kemurnian pola pikir antar sesama manusia itu yang harus kita camkan," ujar Gubernur Kalbar. 


Sutarmidji juga mengingatkan masalah IPM di Kalbar yang masih rendah dan masih di bawah rata-rata nasional, data BPS Kalbar menunjukkan pada tahun 2020 IPM Kalbar mencapai 67,66 poin.


"Sumber daya manusia itu dilihat dari Indeks Pembangungan Manusianya (IPM) kita (Kalbar) paling rendah di Kalimantan, yang ini harus kita pacu. Kontribusi daerah untuk meningkatkan IPM itu sangat penting, ini Nasional aja sudah 70 daerah ada yang masih 62 itu bagaimana tu, kapan mau naiknya sampai 70, dan naiknya IPM itu paling tinggi 0,8 satu tahun, itu harus dipahami oleh daerah, " ujar Gubernur Kalbar, Sutarmidji. 


Selain diikti oleh Dr. Ir. Willy midel Yoseph, MM Ketua Umum ICDN secara virtual, jegiatan ini juga dihadiri secara langsung oleh Martinus Beltra SE, M.Si sebagai ketua panitia, Rustam M.Pd Kons Rektor IKIP PGRI Pontianak, Ketua DAD Kalbar Jakius Sinyor, serta tamu undangan lainnya. (Humas/TS).

Share:
Komentar

Berita Terkini