Video Mesum Beredar di Medsos, Tiga Ormas Dayak di Sanggau Buat Aduan Ke Polisi

Editor: Redaksi


SANGGAU, suaraborneo.id - Beredarnya vidio mesum di media sosial yang terjadi di Rumah Betang Raya Dori Mpulor Kabupaten Sanggau pada jumat kemarin, tiga organisiasi masyarakat yakni Dewan Adat Dayak (DAD) , Tariu Borneo Bangkule Rajangk (TBBR) dan Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau (PDKS) secara resmi mendatangi Mapolres Sanggau guna membuat aduan yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Jendral Dewan Adat Dayak Kabupaten Sanggau, Urbanus.


Urbanus menjelaskan, kedatangan pihaknya ke Mapolres Sanggau untuk membuat aduan ke aparat kepolisian menyikapi beredarnya video mesum yang terjadi di Rumah Betang Raya Dori Mpulor. "Hari ini kami DAD, TBBR dan PDKS, secara resmi mengadukan video diduga mesum yang terjadi di Rumah Betang Raya Dori Mpulor Sanggau,"kata Sekjen DAD Sanggau, Urbanus. Sabtu, (24/10/2020).


Urbanus juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Sanggau yang telah menerima pihaknya dengan baik untuk menyampaikan aduan terkait video diduga mesum tersebut.


"Kami berharap dalam waktu dekat kasus ini video ini bisa terungkap oleh pihak Polres Sanggau. Kami juga minta kepada masyarakat Sanggau agar bisa menahan diri dulu dan memberikan kesempatan kami untuk menentukan sikap terkait sanksi hukum adat,"tuturnya.


Selain itu, Urbanus juga meminta kepada pihak kepolisian supaya orang yang didalam video tersebut diamankan terlebih dahulu. 


"Khawatirnya ada masyarakat diluar lembaga kami ini yang mengambil tindakan diluar hukum. Saya harap masyarakat bersabar, kemudian si pembuat dan penyebar juga kami minta diselidiki,"ujarnya. 


Kasat Reskrim Polres Sanggau AKP Yafet E Patabang membenarkan telah menerima aduan dari DAD, PDKS dan TBBR Sanggau terkait beredarnya video diduga mesum yang terjadi di Rumah Betang Raya Dori Mpulor Sanggau. "Intinya sudah kita terima dengan baik dan segera kita tindaklanjuti,"katanya. (Bry) 

Share:
Komentar

Berita Terkini