DPRD Bersama Dinas Pendidikan Bahas Pembelajaran Saat Pandemi

Editor: suaraborneo.id author photo
LANDAK, suaraborneo.id  - Komisi C DPRD Landak bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak menggelar rapat terkait proses pembelajaran dimasa pandemi Covid-19. Kamis (17/09/2020).

Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi C Nikodemus, didampingi anggota Komisi C serta dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak beserta stafnya.

Ketua Komisi C DPRD Landak Nikodemus menyampaikan pembahasan dalam rapat kerja ini memiliki empat agenda yang salah satunya terkait proses pembelajaran yang dilaksanakan sejak diberlakukannya sistem Belajar Dari Rumah (BDR).

"Kita ingin proses belajar mengajar tetap mengacu kepada protokol kesehatan, karena hingga saat ini kita di Kabupaten Landak belum diperbolehkan belajar secara tatap muka, hal ini kita lakukan untuk menjaga anak-anak kita supaya tidak terkena virus corona saat mereka di sekolah,” ujar Nikodemus.

Terkait anggaran untuk Dinas Pendidikan didalam APBD Perubahan sudah masuk dalam perencanaan.

“Untuk Dinas Pendidikkan, perecanaanya kemarin sudah selesai dan APBD Perubahan yang selanjutnya tinggal menunggu pelaksaannya,"ucap Nikodemus.

Kristian Oktavianus, menambahkan untuk memperhatikan mekanisme penilaian terhadap siswa-siswi dalam hal evaluasi pelajaran mohon Dinas pendidikan juga memperhatikan atau mencari formula/cara dalam menilai hasil belajar murid-muridnya. 

"Karena kita tau, pada metode Luring dan Daring ini banyak tugas yang dikerjakan di rumah bukan merupakan hasil riil dari siswa yang bersangkutan, tapi hasil dari pekerjaan orang tua murid,” tambah Kristian, politisi dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Hal yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak Hery Mulyadi, berharap kepada pihak sekolah tetap melaksanakan proses pembelajaran dirumah dengan baik meski masih dalam masa COVID-19.

Selama ini proses belajar mengajar rata-rata melakukan pembelajaran diluar jaringan karena keterbatasan jaringan internet. 

"Sedangkan untuk di dalam kota, ada yang melakukan secara daring yakni WhatsApp, Google Classroom dan lainnya. Bahkan ada juga yang melakukan pengabungan keduanya yaitu secara daring/luring," ungkap mantan Camat Menyuke ini.

Penulis : MC DPRD Landak/Anton
Editor    : Asmuni


Share:
Komentar

Berita Terkini